Kapolda Riau Ubah Kebiasaan Kegiatan Seremonial Polisi Menjadi Peduli Lingkungan
Pekanbaru - Peduli lingkungan seorang Herry Heryawan tidak diragukan lagi, dimana terpantau kegiatan Kapolda Riau ini di sejumlah daerah, misalnya memperingati hari lingkungan hidup sedunia yang cukup sukses di Kampar beberapa waktu lalu.
Kemudian banyak para awak media memantau Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan sangat peduli terhadap hewan yang dilindungi seperti Gajah dengan mengangkat dua anak gajah Sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) bernama Domang dan Tari sebagai anak asuh/angkat pada Juni 2025.
Komitmen ini bertujuan melindungi habitat gajah dan mendorong Green Policing. Namun, gajah Tari ditemukan mati mendadak pada September 2025.
Baru - baru Kapolda Riau Herry Heryawan juga menginstruksikan seluruh jajaran di lingkungan Polda Riau untuk meninggalkan tradisi pemberian papan bunga dalam berbagai acara seremonial dan menggantinya dengan bibit pohon.
Kebijakan tersebut disampaikan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Riau Tahun 2026 yang digelar pada Rabu (18/2/26) dan dihadiri para pejabat utama serta kapolres sejajaran Polda Riau.
Langkah ini merupakan upaya membangun kebiasaan baru yang pro-lingkungan sekaligus bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga kelestarian alam di Riau.
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa setiap momen penting, baik kegiatan kedinasan seperti mutasi jabatan dan kenaikan pangkat maupun acara pribadi seperti ulang tahun dan pernikahan, harus menjadi kesempatan untuk berkontribusi terhadap lingkungan.
“Saya minta, kalau ada mutasi, jangan ada lagi papan-papan bunga. Tolak itu. Lebih baik kasih pohon. Untuk yang ulang tahun atau menikah, berikan dua bibit pohon sebagai simbol pertumbuhan dan kehidupan,” tegasnya.
Menurutnya, papan bunga bersifat sementara dan berpotensi menjadi limbah, sementara bibit pohon memberikan manfaat jangka panjang serta menjadi investasi bagi generasi mendatang.**






Komentar Via Facebook :