Satu Perwira Polisi Tertembak Pada Kerusuhan Rutan Siak

Satu Perwira Polisi Tertembak Pada Kerusuhan Rutan Siak

Pekanbaru - Pasca kerusuhan Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura, Riau, Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo mengaku ada 110 orang warga binaan yang sudah dievakuasi ke gedung Serbaguna Maharatu.

Sementara 34 tahanan dikabarkan kabur saat terjadi kericuhan berujung pembakaran rutan itu. Informasi dari lokasi kericuhan bermula dari penertiban petugas terhadap tahanan pada warga binaan di Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura sebanyak 648 orang.

Namun untuk kebenaran berapa tahanan kabur Widodo mengaku akan melakukan cek kembali, dikatakannya bersyukur tidak ada korban jiwa saat insiden kerusuhan yang berujung pembakaran Rutan Siak Sri Indrapura, pada dini hari tadi..

"Kondisi kebakaran sudah bisa dipadamkan oleh pemadam kebakaran Kabupaten Siak. Alhamdulillah tak ada korban manusia, selajutnya akan kita cek kebenaran jumlah warga binaan yang kabur," imbuhnya. 

Selain itu ada informasi seorang perwira perwira Polres Siak terluka tembak saat insiden kericuhan dan pembakaran Rutan Siak Kelas IIB Sri Indrapura. Polisi itu kini sedang mendapatkan perawatan.

Kapolda mengatakan jajarannya saat ini melakukan negosiasi dengan warga binaan yang masih tersisa di dalam rutan agar mereka berkenan pindah ke rutan lain karena Rutan Siak sudah ludes terbakar.

Warga binaan di Rutan Siak Kelas IIB Sri Indrapura mengamuk dan membuat kerusuhan hingga membakar bangunan pada sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu dini hari (11/5).

Kericuhan diduga bermula saat petugas Rutan mengamankan sejumlah orang yang diduga menggunakan narkoba di dalam penjara. Sejumlah rekan warga binaan yang diamankan tersebut tidak terima dan membuat gaduh hingga berujung kericuhan.**


Jon Kenedi. S.Chan
Komentar Via Facebook :