KAHMI Sulsel Punya Rumah Baru, Disiapkan Jadi Pusat Konsolidasi Organisasi hingga Produksi Gagasan

KAHMI Sulsel Punya Rumah Baru, Disiapkan Jadi Pusat Konsolidasi Organisasi hingga Produksi Gagasan

MAKASSAR — Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Selatan kini memiliki sekretariat baru. Berlokasi di Jalan Bougenville, Kecamatan Panakkukang, Makassar, sekretariat tersebut resmi digunakan pada Senin (14/9/2026) pagi.

Meski peresmiannya berlangsung sederhana, kehadiran sekretariat baru itu diproyeksikan memiliki fungsi lebih besar dari sekadar ruang administrasi. MW KAHMI Sulsel menyiapkannya sebagai pusat konsolidasi organisasi, ruang silaturahmi alumni, sekaligus tempat menghidupkan kembali diskursus dan produksi gagasan tentang persoalan kebangsaan dan keumatan.

Peresmian dipimpin langsung Koordinator Presidium MW KAHMI Sulsel, Ir. Fadriaty AS, ST, MM, didampingi Presidium MW KAHMI Sulsel Prof. Dr. Mustari dan Bahtiar Manadjeng. Presidium lainnya, Ni'matullah, hadir setelah rangkaian seremoni selesai.

Peresmian sekretariat tersebut dilakukan dalam suasana Milad KAHMI ke-60. Bagi Fadriaty, keberadaan ruang baru ini diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh pengurus untuk semakin aktif menjalankan roda organisasi sekaligus menuntaskan berbagai agenda kepengurusan.

“Alhamdulillah, meski sederhana dan sifatnya masih sementara, sekretariat kita resmikan dalam nuansa Milad KAHMI ke-60. Semoga bisa menjadi ruang bagi kita agar bisa lebih aktif lagi berkontribusi bagi KAHMI Sulsel,” ujar Fadriaty, yang akrab disapa Enceng.

Ruang Konsolidasi dan Diskusi

Menurut Fadriaty, sekretariat tersebut akan dimanfaatkan untuk menggelar berbagai kegiatan rutin organisasi. Salah satunya adalah diskusi bulanan dengan mengangkat isu-isu aktual yang berkembang di tengah masyarakat.

Gagasan ini diharapkan dapat menjadikan sekretariat sebagai ruang bertemunya para alumni HMI dari berbagai latar belakang, sekaligus tempat bertukar perspektif dan merumuskan gagasan yang relevan dengan tantangan masyarakat.

“Insya Allah kita bisa gelar diskusi bulanan di sini, dengan topik-topik aktual sehingga KAHMI bisa terus menjadi arena diskursus dan produksi gagasan kebangsaan dan keummatan,” tuturnya.

Bagi KAHMI Sulsel, ruang semacam itu menjadi penting di tengah kompleksitas persoalan sosial, ekonomi, politik, dan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan berbagai kelompok intelektual dan profesional.

Dengan jejaring alumni yang tersebar di berbagai sektor, KAHMI memiliki sumber daya yang dapat dihimpun untuk memperkaya diskursus publik sekaligus memberikan kontribusi pemikiran terhadap berbagai persoalan daerah dan nasional.

Bagian dari Momentum Milad ke-60

Peresmian sekretariat baru juga menjadi bagian dari rangkaian agenda MW KAHMI Sulsel dalam momentum Milad KAHMI ke-60.

Dalam kesempatan tersebut, Fadriaty mengungkapkan bahwa KAHMI Sulsel juga tengah mempersiapkan launching Graha Hijau Hitam, yang direncanakan berlokasi di kawasan Talasalapang, Makassar.

Agenda tersebut akan menjadi salah satu bagian utama dari rangkaian peringatan Milad KAHMI ke-60 di Sulawesi Selatan.

“Launching Graha Hijau Hitam nanti menjadi bagian utama dari perayaan Milad KAHMI ke-60 tahun ini. Karena itu mohon semua pengurus dan warga KAHMI Sulsel agar bisa berpartisipasi semaksimal mungkin,” kata Fadriaty.

Kehadiran Graha Hijau Hitam nantinya diharapkan dapat semakin memperkuat infrastruktur kelembagaan KAHMI Sulsel dan menyediakan ruang yang lebih luas untuk berbagai aktivitas organisasi, termasuk pertemuan, diskusi, silaturahmi, dan kegiatan pengabdian.

Doa dan Harapan untuk KAHMI

Rangkaian peresmian sekretariat kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Prof. Dr. Mustari, yang juga Guru Besar Ilmu Filsafat UIN Alauddin Makassar.

Sebelum memimpin doa, Mustari mengajak seluruh pengurus yang hadir untuk menjadikan keberadaan KAHMI sebagai bagian dari ikhtiar pengabdian kepada masyarakat, umat, dan bangsa.

“Mari kita doakan semoga ikhtiar kita di KAHMI terus diberikan hidayah dan taufik oleh Allah SWT sehingga keberadaan kita di organisasi ini benar-benar dapat memberikan dampak bagi masyarakat, umat dan bangsa ini,” ujarnya.

Suasana kekeluargaan mewarnai peresmian tersebut. Satu paket nasi tumpeng dan aneka kue tradisional turut disajikan dalam acara yang berlangsung di lantai dua Warkop Enreco, di samping Mal Panakkukang, Makassar.

Sejumlah pengurus MW KAHMI Sulsel turut hadir. Setelah seremoni, kegiatan berlanjut dengan diskusi dan perbincangan santai antarpengurus hingga sore hari.

Sekretariat baru itu pun menjadi penanda awal bagi KAHMI Sulsel untuk membangun ruang organisasi yang lebih aktif—tempat pengurus berkonsolidasi, alumni bersilaturahmi, dan gagasan tentang keumatan serta kebangsaan terus diproduksi. (*)


Redaksi

Komentar Via Facebook :