Pengurus KAHMI-FORHATI Selayar Resmi Dilantik, MW KAHMI Sulsel Dorong Kolaborasi Bangun Daerah

Pengurus KAHMI-FORHATI Selayar Resmi Dilantik, MW KAHMI Sulsel Dorong Kolaborasi Bangun Daerah

Pengurus KAHMI-FORHATI Selayar Resmi Dilantik, MW KAHMI Sulsel Dorong Kolaborasi Bangun Daerah

SELAYAR – Pengurus Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum HMI-Wati (FORHATI) Kabupaten Kepulauan Selayar masa bakti 2025–2030 resmi dilantik dalam sebuah rangkaian kegiatan di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (1/8/2026).

Momentum tersebut dimanfaatkan Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sulawesi Selatan untuk mendorong penguatan kolaborasi antara organisasi alumni HMI dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.

Pengurus MD KAHMI Kepulauan Selayar yang dipimpin Muhammad Arsyad, S.KM., M.Kes., M.Sc.PH., dilantik oleh Koordinator Presidium MW KAHMI Sulawesi Selatan, Ir. Fadriaty AS, S.T., M.M. Sementara Pengurus MD FORHATI Kepulauan Selayar yang dipimpin Hj. Rosmiati, S.Si., M.Si., dikukuhkan oleh Koordinator Presidium FORHATI Wilayah Sulawesi Selatan, Hadriana Hanafie, S.E., M.M.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelantikan Koperasi Insan Cita oleh Bupati Kepulauan Selayar, Rapat Kerja Daerah (Rakerda), serta talkshow tematik yang menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi.

Dalam sambutannya, Koordinator Presidium MW KAHMI Sulawesi Selatan, Fadriaty AS, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kontribusi bagi masyarakat.

"Pelantikan hari ini adalah sebuah ikrar yang dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu kami berharap KAHMI dan FORHATI memaksimalkan potensi yang ada serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah. KAHMI dan FORHATI memiliki jaringan yang luas hingga tingkat nasional, di mana para kader senantiasa saling menjaga," ujar Fadriaty.

Menurutnya, potensi besar yang dimiliki para alumni HMI di berbagai bidang profesi perlu dihimpun menjadi kekuatan bersama untuk melahirkan gagasan, inovasi, dan program yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kepulauan Selayar.

Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, yang membuka kegiatan tersebut menyambut baik kehadiran kepengurusan baru KAHMI dan FORHATI. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan kedua organisasi sebagai mitra strategis dalam mengawal pembangunan.

"Hari ini yang dilantik bukan sekadar kepengurusan, tetapi amanah sejarah. KAHMI bukan organisasi nostalgia, melainkan tempat berkumpulnya orang-orang yang telah selesai diuji di ruang kelas lalu diuji kembali oleh kehidupan," kata Natsir Ali.

Sementara itu, Koordinator Presidium FORHATI Wilayah Sulawesi Selatan, Hadriana Hanafie, mendorong FORHATI Kepulauan Selayar mengambil peran lebih besar dalam pemberdayaan perempuan melalui penguatan literasi keuangan keluarga dan pengembangan UMKM.

"Kami berharap di Selayar ada penguatan literasi keuangan rumah tangga untuk ibu-ibu dan bagaimana UMKM dimanfaatkan karena Selayar memiliki potensi ekonomi biru dan ekonomi hijau," ujarnya.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus MD KAHMI Kepulauan Selayar oleh Sekretaris Umum MW KAHMI Sulawesi Selatan, Hidayah Muhallim, S.IP., M.A., dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Pengurus MD FORHATI Kepulauan Selayar oleh Sekretaris Umum FORHATI Wilayah Sulawesi Selatan, Andi Sri Wulandani Thamrin, S.IP., M.Hum. Turut hadir tim kesekretariatan MW KAHMI Sulawesi Selatan, Muhammad Ilham Dhani, S.Sos.

Selain prosesi pelantikan, kegiatan juga menghadirkan talkshow tematik yang mempertemukan lima narasumber dari berbagai disiplin ilmu. Dewan Pakar FORHATI Sulawesi Selatan, Dr. Rosnaini Daga, S.E., M.M., CPHCM., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Kepulauan Selayar.

Forum diskusi tersebut juga menghadirkan Prof. Dr. Drs. Akbar Silo, M.S., M.H., Dr. H. Nur Aswar Badulu, S.Ag., M.Si., Zul Janwar, S.Kel., M.Si., dan H. Muh. Yakub, S.I.Kom., yang membahas berbagai isu strategis mulai dari penguatan kelembagaan, pembangunan daerah, hingga pemberdayaan masyarakat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Rapat Kerja MD KAHMI dan FORHATI Kepulauan Selayar yang menetapkan program prioritas masing-masing bidang selama masa bakti 2025–2030.

Melalui rapat kerja tersebut, kepengurusan baru berkomitmen memperkuat kolaborasi internal organisasi sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan program-program yang berdampak bagi masyarakat Kepulauan Selayar. (*)


Komentar Via Facebook :