Silaturahmi dengan Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam

BPP DOB Bangun Konsolidasi Politik Pemekaran Provinsi Luwu Raya, Perkuat Dukungan di Luwu Timur

BPP DOB Bangun Konsolidasi Politik Pemekaran Provinsi Luwu Raya, Perkuat Dukungan di Luwu Timur

LUWU RAYA — Upaya pembentukan Provinsi Luwu Raya kembali menunjukkan dinamika melalui penguatan konsolidasi yang dilakukan Badan Pekerja Pembentukan Daerah Otonomi Baru (BPP DOB) Luwu Raya bersama pemerintah daerah di kawasan Tana Luwu.

Dalam agenda terbaru, BPP DOB Luwu Raya melakukan silaturahmi dengan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di kediaman pribadinya di Malili, Senin (8/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian komunikasi politik dan administratif yang terus dibangun untuk mendorong percepatan pembentukan provinsi baru.

Rombongan BPP DOB dipimpin oleh Ir. H. Hasbi Syamsu Ali, MM, selaku Koordinator Wilayah sekaligus Ketua BPW Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Selatan.

Berbeda dari pertemuan sebelumnya yang lebih bersifat teknis administratif, agenda di Luwu Timur ini menekankan penguatan komunikasi antara BPP DOB dan pemerintah daerah sebagai salah satu aktor kunci dalam proses pemekaran wilayah.

Dalam forum tersebut, BPP DOB memaparkan perkembangan terbaru tahapan pembentukan Provinsi Luwu Raya, termasuk progres pemenuhan persyaratan administratif sesuai regulasi yang berlaku.

Hasbi Syamsu Ali menegaskan bahwa konsolidasi lintas daerah menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan perjuangan pembentukan provinsi baru tersebut.

“Kami terus membangun komunikasi dan menyampaikan perkembangan proses yang sudah berjalan, sekaligus menyerap masukan dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Persetujuan Cakupan Wilayah Diperkuat

Pertemuan ini juga menghasilkan penguatan dokumen administratif berupa penandatanganan persetujuan Kabupaten Luwu Timur untuk menjadi bagian dari cakupan wilayah Daerah Persiapan Provinsi Luwu Raya.

Selain itu, dilakukan penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama Cakupan Wilayah sebagai bagian dari penguatan legal dan administratif dalam proses pengusulan daerah otonomi baru tersebut.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dalam dialog tersebut menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh dalam proses pemekaran, tidak hanya pada aspek administratif, tetapi juga dukungan sumber daya dan pembiayaan.

Menurutnya, keberhasilan pembentukan daerah otonomi baru sangat ditentukan oleh kesiapan teknis dan kemampuan mengelola tahapan secara terstruktur dan berkelanjutan.

“Semua proses harus disiapkan dengan baik, termasuk dukungan sumber daya agar perjuangan ini memiliki peluang yang lebih kuat,” kata Irwan.

Hadiri Tokoh Akademisi dan Organisasi Kemasyarakatan

Agenda silaturahmi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan di kawasan Luwu Raya.

Di antaranya Prof. Mansyur Ramly, Dr. Annas Boceng (Rektor Universitas Andi Djemma), Drs. Baharuddin Solongi, M.Si, serta sejumlah akademisi dan pengurus Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR).

BPP DOB Luwu Raya menilai bahwa rangkaian pertemuan dengan pemerintah daerah menunjukkan bahwa proses pembentukan Provinsi Luwu Raya kini memasuki fase konsolidasi lanjutan.

Di tengah momentum pembangunan daerah di Tana Luwu, wacana pemekaran ini terus bergerak beriringan dengan penguatan dukungan politik dan administratif di tingkat lokal. (*)


Redaksi

Komentar Via Facebook :

BACA JUGA