Ini Tanggapan Pihak PT.CPI atas Dugaan Puluhan Ribu Ikan Kerambah Yang Mati di Teluk Mega

Ini Tanggapan Pihak PT.CPI atas Dugaan Puluhan Ribu Ikan Kerambah Yang Mati di Teluk Mega

PT.CPI

Rokan Hilir  - Terkait pemberitaan dugaan puluhan ribu bibit ikan budidaya kerambah milik warga kelompok Budidaya Ikan( Pokdakan) Warga Teluk Mega Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang diduga mati karena Tercemar oleh  Limbah air Pengelolaan PT.Cevron Pasifik Indonesia( PT.CPI) yang dibuang ke aliran Sungai Rokan mendapat tanggapan dari pihak Managemen PT.CPI.

Berikut tanggapan Sonitha Poernomo, selaku Manager Corporate Communication PT Chevron Pacific Indonesia kepada Okeline,com Selasa ,13 Oktober 2020. melelaui jaringan WhatsApp.
 
  " Bahwa PT CPI menegaskan komitmen untuk terus memelihara operasi yang selamat, efisien dan andal dalam kegiatan eksplorasi dan produksi minyak bagi Negara. Keselamatan seluruh pegawai, masyarakat dan lingkungan merupakan prioritas utama kami." Jelasnya. 

 " Untuk memastikan kelestarian lingkungan, PT CPI selalu melakukan pemantauan air limbah setiap hari (temperatur, pH, volume). Pemeriksaan kadar parameter baku mutu air limbah setiap bulan dilakukan oleh laboratorium pihak ketiga yang terakreditasi. PT CPI melaporkan secara berkala ke DLHK Rokan Hilir dan pihak pemerintah terkait lainnya.

 " PT CPI memberikan perhatian serius dan menindaklanjuti laporan yang diterima dari masyarakat.

 " PT CPI senantiasa memastikan kadar maksimum air limbah yang sudah diolah memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku (PERMENLH 19/2010)." Jelasnya. 


Anggi Sinaga
Komentar Via Facebook :