Ikan Paus Ditemukan Tewas Dipinggiran Laut Pematang Sei Baru

Ikan Paus Ditemukan Tewas Dipinggiran Laut Pematang Sei Baru

Ikan Paus Saat Akan Dievakuasi Pihak Dinas Perikanan Kelautan Asahan

Asahan - Petugas Gabungan yang terdiri dari Lanal TBA,Pol Air,Dinas Perikanan dan Kelautan Pemerintah Kabupaten Asahan menemukan seekor Ikan Paus yang tergampar di pinggiran Laut Asahan Sabtu (11/1/2020) sekira pukul 10.00 wib.

Sebelumnya,Ikan Paus tersebut dikabarkan oleh salah seorang nelayan tradisional Jum'at (10/1/2020)  bahwa adanya seekor Ikan yang terdampar di pinggir laut,setiba mendengar kabar tersebut tim gabungan dari Dinas Perikanan langsung melakukan peninjauan akan tetapi karena situasi air masih surut Tim akan melakukan evakuasi pada esok harinya. 

Setelah ke esokan harinya,Dinas Perikanan Kelautan Pemerintah Kabupaten Asahan melakukan evakuasi ke perairan laut Asahan untuk melepaskan Ikan Paus yang terdampar dipinggir Laut diduga tersesat.

Setelah tiba di Lautan Asahan,Petugas langsung kaget melihat kondisi Ikan Paus tersebut sudah mati tak berdaya Tim langsung melakukan tindakan.

"Kalau sudah mati Ikan Paus ini maka ada 3 opsi yang akan dilakukan Ditenggelamkan Dikubur atau Dibakar,melihat situasi yang tidak memungkinkan kita akan ambil opsi tenggelamkan Ikan Paus ini,"terang Tomy Kabid Penanganan Dinas Perikanan dan Kelautan Pemkab Asahan.

Ikan Paus yang ber ukuran dengan panjang 14 Meter dan berat 20 Ton itu,terpasang di tenggelamkan di Laut sebab mengingat berat tonase nya tidak mungkin untuk dibawa ke Darat.

"Kalau dilihat,ini adalah Ikan Paus Biru akan tetapi kami akan melakukan uji laboratorium dan penelitian bahwa ini Ikan Paus jenis apa,"terang Tomy.

Sebelumnya beberapa hari yang lalu,Ikan Paus yang diduga jenis yang sama terdapat dipinggiran Laut Asahan dan para Nelayan juga melakukan evakuasi dengan menyelamatkan Ikan Paus tersebut dengan membawa ke tengah Laut.

Saat ini Petugas masih melakukan penyelidikan tidak tahu apa penyebab kematian Ikan tersebut dugaan sementara ialah dehidrasi atau tidak dapat bernapas dipinggir Laut karena tidak didalam air.cetusnya (guber)


Sudirman Marpaung
Komentar Via Facebook :