Melalui Media, Tega Nian Kajari Pri Wijeksono Bohongi Warga Dumai

Melalui Media, Tega Nian Kajari Pri Wijeksono Bohongi Warga Dumai

Dumai - Warga Dumai mulai bingung dengan pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Pri Wijeksono, di media di bercakap akan membuat warga Riau akan mendapat “kejutan besar”, namun setelah dinanti kejutan itu tak kunjung muncul.

Janji Pri Wijeksono itu beredar luas melalui media online, “terkait tindak pidana korupsi menjelang Hari Anti Korupsi Sedunia 9 Desember 2025 akan ada kejutan?”.
Janji manis itu sepertinya isapan Jempol belaka, “ini mencerminkan tekad membersihkan kota Dumai dari bahaya Korupsi minimnya,” kata Ladun, warga Dumai.

Bahkan sampai JUmat (12/12/25), kejutan ini tak kunjung terbukti, sementara laporan media lokal lebih menyoroti kegiatan seremonial seperti kampanye anti korupsi, sosialisasi, dan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum, daripada pengumuman tersangka tingkat tinggi yang dijanjikan menjelang hari anti korupsi sedunia 2025.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada "kejutan besar" yang dimaksud berupa penetapan tersangka baru kasus korupsi di Kota Dumai.

“Apakah ini sebagai bentuk gertakan kertas atau beras?,” kata Ladun.

Dikonfirmasi Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Pri Wijeksono, Jumat (12/12/25) beliau belum merespon.**


Komentar Via Facebook :