Panglima TNI dan Kapolri Serahkan Ribuan Alat Swab Anti Gen, APD dan Paket Sembako

Panglima TNI dan Kapolri Serahkan Ribuan Alat Swab Anti Gen, APD dan Paket Sembako

Papua - Tahun 2021 merupakan tahun perubahan bagi rakyat Indonesia. Harapan dan keinginan ini tidak akan dapat terwujud jika dilakukan hanya oleh kelompok tertentu saja.

Dalam pidato akhir tahun 2020 pada Desember silam, Presiden Joko Widodo berpesan, agar seluruh daerah terus melakukan langkah-langkah strategis untuk mengurangi dampak penularan Covid-19.

Pada Jumat (8/1/2021) kemarin, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri melakukan kunjungan kerja pertama ke Provinsi Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI dan Kapolri yang diwakili oleh Irwasum Polri Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si. melakukan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan Bakti Sosial (Baksos) di Hotel Suni Garden Lake, Jayapura, Papua. Hadir dalam kegiatan ini para Tokoh Agama, dan Forkopimda se-Provinsi Papua dan Papua Barat.

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Aidil, kepada media ini menjelaskan, dalam pidatonya melalui video conference, Panglima TNI mengatakan, bahwa kegiatan Komsos dan Baksos tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dan Polri terhadap sesama anak bangsa. Kata Panglima, hingga saat ini masyarakat dan kita semua masih kesulitan secara ekonomi.

Pemerintah dan Negara tidak akan pernah membiarkan rakyatnya menderita, berbagai upaya yang telah dilakukan merupakan bentuk komitmen negara terhadap rakyatnya, sebut Panglima.

Masih menurut Panglima, pemerintah sedang mempersiapkan program vaksinasi secara nasional. Ia berharap masyarakat mau mengikuti ajakan pemerintah untuk divaksin.

Sebagai bentuk kepedulian TNI dan Polri, Panglima TNI memberikan bantuan berupa 10.000 alat Swab Anti Gen dan 3.000 set APD serta 10.000 paket sembako. 

"Swab Antigen untuk memastikan bahwa Bapak dan Ibu sekalian aman dari Covid-19, sehingga dapat beraktivitas seperti biasa untuk melayani masyarakat," sebutnya.

Panglima TNI juga mengingatkan, di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, semua pihak harus bekerjasama untuk mengingatkan masyarakat melakukan protokol kesehatan dengan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). 

"Dari data yang kami peroleh, kasus positif Covid-19 di Papua dan Papua Barat masih tinggi. Setiap unsur tidak boleh lengah, protokol kesehatan harus sudah menjadi kebutuhan dan bagian hidup kita sehari-hari," ujarnya.

Apalagi sebut Panglima, sebagai tokoh panutan masyarakat, Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap umat. 

"Selamat Natal dan Tahun Baru 2021. Semoga damai Natal senantiasa mewarnai bumi Papua bahkan seluruh dunia. Semoga kita dapat menyongsong tahun baru ini dengan harapan dan semangat baru serta optimis untuk membangun bangsa," pungkasnya.**


Batara Harahap
Komentar Via Facebook :