Reses Anggota DPRD Pekanbaru Wan Agusti Tampung Aspirasi Warga
Pekanbaru - Menindaklanjuti salah satu warga, Piah yang mengeluhkan masalah banjir yang melanda rumahnya setiap hujan selama 1 jam hingga 2 jam, anggota DPRD Kota Pekanbaru, Wan Agusti, SH.,MH melaksanakan reses, Sabtu (8/11/2025) di RT 2 RW 5 Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Senapelan.
“Jadi bagaimana kedepannya agar rumah saya dan warga tidak banjir bila hujan,” keluh Piah.

Kemudian, Reni yang juga warga RT 2 menanyakan bagaimana anaknya yang berstatus anak yatim yang bersekolah di SMPN 12 boleh mendapatkan bantuan lain.
Sementara itu, tokoh masyarakat Kampung Baru, Hermon menyampaikan bagaimana masyarakat mendapatkan air bersih, sebab selama ini ada beberapa masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih,” ungkap Hermon

Terkait masalah banjir yang berlaku, ini menjadi perhatian pemerintah kota Pekanbaru selama ini. Memang masalah banjir belum diselesaikan oleh pemerintah, dan penyebabnya ada beberapa hal seperti, pintu air tidak diperbaiki serta drainase yang tidak lancar kerana banyak sampah sehingga banyak drainase yang tersumbat. Kedepannya persoalan banjir di kota Pekanbaru menjadi perhatian serius oleh pemerintah kota Pekanbaru,” ungkap Wan Agusti.
Sedangkan untuk bantuan anak yatim di sekolah, memang pemerintah sudah menggratiskan semua kos. Namun untuk mendapatkan bantuan lain, orang tua pelajar perlu melaporkan sekolah atau ke Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, sebab ada bantuan khusus oleh Disdik Kota Pekanbaru untuk anak-anak tersebut,” papar Wan Agusti.

Untuk masalah air bersih, kita dari DPRD kota Pekanbaru tentu prihatin sebab ada beberapa daerah yang mengalami hal yang sama. Pihak DPRD Kota Pekanbaru dan pemerintah kota Pekanbaru boleh sahaja membina sarana udara bersih untuk masyarakat, asalkan ada tanah hibah dari masyarakat.

“Kedepan saya siap memperjuangkan pembangunan sarana air bersih yakni sumur bor dengan kedalaman 200 meter lebih, asalkan ada tanah hibah dari masyarakat,” ungkap Wan Agusti.
“Ini sedikit santunan untuk puluhan anak yatim,” pungkas Wan Agust yang disaksikan oleh tokoh dan ratusan masyarakat setempat. (galleri)






Komentar Via Facebook :