Video Abrasi di Bengkalis Viral, Ketua IPMPL: Pemkab Bengkalis Tolong Selamatkan Pulau Kami

Video Abrasi di Bengkalis Viral, Ketua IPMPL: Pemkab Bengkalis Tolong Selamatkan Pulau Kami

Bengkalis - Pegiat lingkungan yang juga ketua LSM Ikatan Pemuda Melayu Peduli Lingkungan (IPMPL) Solihin mengatakan, pantai di Bengkalis saat ini dilanda abrasi karean hutan bakau (Mangrove) habis dibabat.

Bercerita sedih dan prihatin Solihin katakan, "untuk perawatan sangat diperlukan, dengan harapan untuk pemkab Bengkalis setidaknya dalam jangka 1 tahun".

"Kita ingin solusi bagaimana untuk biaya perawatan satu tahun, jika tidak ada bantuan dari pemkab Bengkalis dan Provinsi ini akan sia-sia dan pulau yang sama kita cintai ini tentunya kan tenggelam," jelas Solihin. 

Di Bengkalis kata Solihin, seperti di Desa Jangkang dan Desa Deluk, abrasi perlahan-lahan terus mengikis kebun masyarakat dan fasilitas desa lain.

Di Jangkang, abrasi banyak mengikis kebun sawit dan karet. Di Deluk, tembok beton terbangun lebih awal hingga bisa menahan daratan yang tersisa.

"Masyarakat sudah empat kali tanam mangrove tetapi tak ada yang berhasil, kecuali dibentengi terlebih dahulu dengan timbunan batu-batuan pemecah ombak," kata pemuda yang sangat peduli pada lingkungan ini. 

Sebelumnya, ketika bakau dan api-api masih banyak, lanjut Solihin daratan tak terkikis, nelayan pun mudah cari ikan dan udang, sehingga ekonomi nelayan kuat.

"Pohon-pohon itu juga tempat nelayan berlindung kala musim angin dan ombak besar," katanya. 

Ketika daratan terus terkikis ulas Solihin, jarak dan lokasi tangkapan nelayan makin jauh. Sekarang, nelayan desa itu terpaksa libur berbulan-bulan melaut sampai angin utara selesai.

"Bagaimana menyelamatkan Bengkalis dari abrasi?, kalau tidak dibantu Pemkab Bengkalis. Untuk itu saya minta Pj Bupati segera menganggarkan APBD untuk penyelamatan Pulau Bumi Junjung ini," pungkas Solihin. 

Dihari yang sama Solihin berkeluh kesah, secara langsung pantai perbatasan antara Desa muntai dengan desa Muntai barat Kecamatan Bantan, Bengkalis, dikunjungi Pj Bupati Bengkalis H. Syahrial Abdi beserta rombongan dan turun ke lokasi abrasi guna memberikan testimoni, sekira jam 09.00 WIB pagi pada Jumat (26/11/20).

Dalam sambutan H. Syahrial Abdi menyampaikan, untuk sebagai benteng alam dari ganasnya terjangan ombak selat malaka yang setiap waktu menghantam pulau yang dijuluki kota terubuk harus diselamatkan

"Demi selamatkan pulau bengkalis dari abrasi pantai yang kian menggila sepanjang pantai perbatasan antara Desa muntai dengan desa Muntai barat Kec. Bantan kita harus sama-sama bersinergi," katanya. 

Syahrial katakan, Pemerintah Daerah Kabupaten  tidak keberatan untuk memberikan bantuan biaya perawatan penanaman mangrove yang telah ditanami sepanjang sepuluh kilo lima ratus meter oleh kurang lebih 627 orang masyarakat sepanjang pantai tiga desa tersebut.

"Namun akan dikordinasikan secara teknis dengan pihak penyelenggara kegiatan," ujarnya.

Pungkasnya, "sekarang ini sudah diakhir bulan November dan sudah hampir pembahasan atau ketuk palu untuk tahun 2021. Akan tetapi kita usahakan di APBD-P atau di anggaran lainnya".**


Andika
Komentar Via Facebook :