Rampok Bersenpi Kuras Loket Bus Sibualbuali

Rampok Bersenpi Kuras Loket Bus Sibualbuali

Line Pekanbaru - Entah mimpi apa Lamria boru Manalu (59) di malam sebelumnya. Rumahnya yang sekaligus merupakan loket bus Sibualbuali disatroni kawanan rampok bersenjata api, Selasa (25/4) malam.

Ketika itu, Lamria sedang tidur-tiduran sambil nonton televisi di rumahnya di Jalan Napal, Dusun Katipo, Desa Pauh Ranap, Kecamatan Peranap, Indragiri Hulu. Tiba-tiba, korban terkejut melihat enam pria masuk ke rumahnya.

Tiga pria langsung mendatangi Lamria. Salah satunya menodongkan pistol ke arah Lamria. Satu lagi mencekek lehernya dan satu lagi memegang tangannya.

Tangan dan kaki Lamria diikat dengan kain gorden jendela rumahnya. Mulutnya sekap dengan lakban. "Pilih mana, nyawamu atau uangmu?," kata seorang pelaku sambil menampar wajah Lamria.

Sedangkan tiga pelaku lain mengacak-acak rumah korban. Mereka mengambil uang Rp5 juta dari dalam lemari. Dua sepeda motor milik penumpang bus Sibualbuali yang dititip di rumah itu juga ikut digasak.

"Kawanan ini juga mengambil jam tangan dari tangan korban, telepon selular, mesin air, gitar, rokok 10 slop, dan uang Rp120 juta di laci jualan korban," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, di Pekanbaru, Rabu (26/4).

Kawanan ini membawa barang jarahannya kabur dari pintu samping rumah korban. Beberapa jam kemudian, Lamria berhasil membuka ikatan di kakinya. Dia lalu keluar minta tolong pada tetangganya. "Kejadian ini sudah dilaporkan korban ke Polsek Peranap. Korban mengalami kerugian Rp35 juta," kata Guntur. **


 

Komentar Via Facebook :