Ikan Tangkapan Nelayan Terus Turun

Ikan Tangkapan Nelayan Terus Turun

Line Dumai - Nelayan di Riau bagian pesisir semakin terjepit. Ikan hasil tangkapan mereka terus berkurang. Diduga aktivitas industri, penangkapan, dan sampah buangan membuat persediaan ikan di perairan Riau pesisir menipis.

"Masyarakat dan nelayan peduli juga sudah membentuk kelompok pengawas untuk menjaga kelestarian biota laut dan agar persediaan ikan cukup untuk kebutuhan konsumsi," kata Kepala Dinas Perikanan Kota Dumai, Syafrizal, Rabu (26/4).

Katanya, pemerintah juga menerapkan pengawasan perairan dengan kapal pengawas, baik terhadap alat tangkap dilarang maupun aktivitas pencemaran lain di laut. "Pemerintah melarang penangkapan ikan dengan pukat harimau," katanya.

Di samping itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan kapal ikan bagi nelayan agar jangkauan daerah tangkap nelayan tidak saja di pantai. "Kita sudah usulkan bantuan 15 kapal 5 gt ke pemerintah pusat untuk meningkatkan produksi ikan tangkapan nelayan, dan semoga dikabulkan," sebutnya.

Sayangnya, ikan tangkapan nelayan di perairan Dumai setiap hari hanya berkisar 1 hingga 2 ton. Padahal, kebutuhan konsumen pangan bagi masyarakat Dumai sehari mencapai 10 ton. "Untuk mencukupi kekurangan itu, kita mendatangkan ikan laut dari Sibolga, Provinsi Sumatera Utara," katanya.

Selain itu, Dinas Perikanan Dumai juga menambah produksi ikan melalui budi daya yang dilakukan nelayan aktif melaut. "Saat ini ada 25 kelompok budi daya ikan dengan 600 anggota nelayan aktif," katanya. **


 

Komentar Via Facebook :