Kabid Binamarga PUPR Pekanbaru Beli Pulau, Setelah Laporan Dugaan Korupsi LIPSPSI Dimentahkan

Kabid Binamarga PUPR Pekanbaru Beli Pulau, Setelah Laporan Dugaan Korupsi LIPSPSI Dimentahkan

Pekanbaru - Beberapa bulan lalu ada tiga laporan LIPPSI di Kejaksaan Negeri Pekanbaru salah satunya proyek TPA Muara Fajar II yang diduga sarat dengan korupsi, namun sayang di Kejari Pekanbaru pengusutannya tersendat dengan "berbagai alasan".

Kedua, anggaran Proyek ini senilai Rp 3.926.862.00 (DAK) pada tahun anggaran 2018 yang dikerjakan oleh PT Bangun Jaya Pratama.

Setelah dilakukan perhitungan (Perhitungan Independen) berdasarkan temuan LIPPSI ditemukan potensi kerugian Negara mencapai Rp. 610.217.611,86.

Lalu Pekerjaan jalan, anggaran kegiatan ini dikerjakan tahun 2018 dengan nilai kontrak senilai Rp 3.849.236.000 (DAK). 

"Itu dilaksanakan oleh kontraktor PT Bangun Jaya Pratama. Potensi kerugian berdasarkan temuan LIPPSI diduga mencapai  Rp 447 jutar," kata Ketua Lembaga LIPPSI, Mattheus Simamora, Jumat (2/10/20).

Dan yang ke tiga, Pekerjaan jalan di kita Pekanbaru dengan nilai kontrak Rp 1.591.000.000 yang dilaksanakan oleh kontraktor CV Alfaro Jaya Utama, di anggarkan Tahun 2018.

 

"Potensi kerugian (perhitungan independen) berdasarkan temuan LIPPSI diduga mencapai Rp 121 juta,," katanya.

Contoh kecil soal TPA Muara Fajar II, dikatkan Mattheus, Proyek senilai Rp 3.926.862.000 yang dilaksanakan oleh kontraktor PT Bangun Jaya Pratama.

Matheus menjabarkan bahwa dengan adanya rencana pihak dinas PUPR Pekanbaru yang dipublikasikan melalui media terkait rencana melanjutkan kembali pembangunan jalan ke TPA Muara Fajar..

"Itu yang memperkuat dugaan korupsi pada anggara 2018 lalu," katanya.

Lanjut Mattheus, kala itu Proyek TPA Mmuara Fajar dua dilelang kembali sementara proses Laporan masih berjalan disini (Kejari Pekanbaru-red). 

"Bayangkan Dinas PUPR akan kembali melakukan lelang proyek di lokasi yang sama atau pun tender lanjutan, lalu dosa proyek yang lama jelas tersapu proyek baru," katanya.

 

"Sehingga kerugian negara apabila di totalkan berdasarkan tiga temuan tersebut diduga mencapai Rp. 1,1 Miliyar," papar Mattheus.

Ali-ali laporan ditanggapi, desas desus Akmaluddin dipanggil, namun keluar pintu belakang setelah jumpa Jaksa, tentunya hal ini sangat luar biasa Kabid Binamarga PUPR Kota Pekanbaru, Akmaluddin, bukan diproses namun dia dikabarkan langsung beli pulau dan didandani menjadi lokasi wisata. 

"Yang menjadi tanda tanya, dia sebelumnya kita laporkan atas dugaan tindak pidana Korupsi, ee.. belakangan santer saya dengar di media dia beli pulau," kata Mattheus.

Bisa dibayangkan seorang Akmal yang terlihat seperti pria dengan kehidupan biasa diketahui bisa membeli sebuah pulau, lalau pertanyaannya uangnya dari mana?.

Kata warga untuk gampang mengingat pulau Akmaluddin dinamakan dengan putri kesayangannya, "Pulau Puti" atau yang dikenal Puti Island, "kalau KPK tidak percaya pantau aja ke Pulau Godang, bendungan PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau."

"Untuk menuju ke Puti Island menempuh Dermaga Tepian Mahligai dekat pulau tersebut, banyak fasilitas yang dibangun," kata warga.

 

Sementara pihak KPK mengaku akan menindak lanjuti laporan LIPPSI yang kandas di Kejaksaan Negeri Pekanbaru.

Sementara Kabid PUPR Kota Pekanbaru, Akmaluddin dikonfirmasi dengan enteng menjawab, "benar sudah saya beli".

Salah satu media merilis iklan "Puti Island", tulisnya di Kabupaten Kampar, Riau, ada tempat baru untuk liburan akhir pekan. Namanya Dermaga Tepian Mahligai, dekat dari lokasi Dermaga ada Puti Island nan memwah.

Dermaga Tepian Mahligai di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau sebenarnya adalah bagian dari danau bendungan pembangkit listrik Koto Panjang.

Dengan kreativitas masyarakat setempat dan dibantu PLN maka terbentuklah tempat tamasya yang ideal dengan berbagai fasilitas.

 

Yang hobi memancing, disediakan kolam pancing yang memadai. Yang suka kemping disediakan pula camping ground lengkap dengan tenda yang bisa disewa, dan masih banyak fasilitas yang lain.

Pulau yang rencananya akan dijadikan sebagai bisnis wisata ini berada di dilokasi "Raja Amapat Kampar" Kampar tepatnya di Pulau Godang, kawasan Danau PLTA Koto Panjang perbatasan Sumbar.

"Dilokasi Puti Island ada kolam renang yang mewah." demikian tulis web tersebut.**


Redaksi
Komentar Via Facebook :