Kemitraan Dow dan Luhai Percepat Kota "Tanpa Limbah" di Tiongkok

Kemitraan Dow dan Luhai Percepat Kota "Tanpa Limbah" di Tiongkok

Shanghai - Dua perusahaan pengelola limbah yang terpadu di Xiamen, Tiongkok, Dow (NYSE: DOW) dan Luhai, kini berkolaborasi untuk memperpanjang usia pakai limbah plastik yang dikumpulkan Luhai.

ini hal baru dalam aspek keberlanjutan yang ditetapkan Dow, yakni Menghentikan Limbah (Stop the Waste) dengan mengumpulkan satu juta metrik ton plastik.

Dengan demikian, siklus daur ulang plastik semakin bertambah di Tiongkok. Kerja sama ini sejalan dengan target-target, dengan memakai kembali atau mendaur ulang plastik tersebut lewat aksi langsung dan kemitraan pada 2030.

Commercial Vice President, Asia Pasifik, Dow Packaging & Specialty Plastics, Bambang Candra, mengaku gembira atas bergabungnya Luhai sebagai mitra daur ulang Dow.

Hal itu katanya, sejalan dengan perkembangan penting yang telah tercapai demi mewujudkan visi bersama, yaitu menutup siklus pengelolaan limbah plastik dan secara bersama-sama menghadirkan perubahan yang sangat dibutuhkan.

Katanya, Selain berpengalaman dalam daur ulang kemasan minuman yang terbuat dari karton, Luhai juga mengumpulkan dan mendaur ulang berbagai jenis plastik sisa konsumsi di Tiongkok.

 

Dikabarkan kini Luhai aktif mengumpulkan limbah plastik dari berbagai penduduk lokal di kota Xiamen, Provinsi Fujian, bahkan kedepan, Luhai ingin menjangkau lebih banyak kota di Tiongkok.

Untuk itu, Dow akan menggunakan limbah plastik yang dikumpulkan Luhai. Melalui kemitraan strategis ini, Dow akan memanfaatkan keahliannya dalam teknik material dan pengembangan aplikasi guna membuat solusi plastik sirkular yang baru untuk pasar Asia Pasifik. 

"Limbah plastik ialah salah satu kendala terbesar bagi lingkungan hidup di Asia. Namun, kita mampu mengatasinya sebab limbah plastik merupakan sumber daya penting yang dapat diubah menjadi produk-produk baru," katanya.

"Kami giat menangani isu tersebut melalui kolaborasi yang terjalin dengan mitra-mitra. Dengan demikian, kami bisa menciptakan berbagai aplikasi baru dan nilai tambah untuk material penting ini," lanjutnya.

Lewat kolaborasi ini, Dow akan menciptakan nilai tambah dari plastik daur ulang, Dow ingin menyingkirkan limbah plastik dari lingkungan hidup, serta melestarikan ekosistem yang diandalkan komunitas lokal.

President Luhai, Jennifer Jiang, mengaku Sebagai pelopor industri daur ulang limbah di Tiongkok selama 20 tahun, kami bertekad untuk mengubah limbah plastik menjadi berbagai produk yang bernilai tambah, serta mewujudkan rantai nilai pengelolaan limbah yang mampu memperpanjang usia pakai plastik.

 

Dengan memakainya kembali dalam aplikasi kemasan yang berbeda, pada akhirnya, langkah tersebut akan meningkatkan pengumpulan dan daur ulang plastik sisa konsumsi di komunitas setempat.

"Langkah ini akan mempercepat perkembangan kota "Tanpa Limbah" di Tiongkok," jelas Jennifer Jiang.

Katanya Luhai senang bermitra dengan Dow untuk mengeksplorasi limbah plastik secara inovatif sebagai solusi yang ramah lingkungan dalam jangka panjang bagi industri.

"Di saat yang sama, kami terus mencapai target-target dalam aspek keberlanjutan. Kami bermitra dengan berbagai perusahaan dalam rantai nilai industri yang telah menjalankan bisnis pengelolaan limbah dan daur ulang," katanya.

Kemitraan ini menjadi aspek penting guna mengembangkan perekonomian sirkular untuk plastik. Lewat kolaborasi dengan Luhai, Dow ikut mengurangi limbah plastik di Tiongkok dengan mengubah plastik-plastik yang tadinya terdapat di alam atau tempat pembuangan sampah.**


 

Dion Tri Septian

Komentar Via Facebook :