Oracle Terpilih Jadi Vendor Teknologi Cloud dengan Mengakuisisi 12,5 Persen Saham TikTok

Oracle Terpilih Jadi Vendor Teknologi Cloud dengan Mengakuisisi 12,5 Persen Saham TikTok

California - Hari ini, Selasa, 22 September 2020 Oracle Corporation (NYSE: ORCL) terpilih sebagai vendor teknologi cloud yang aman bagi penguna TikTok.

Chief Technology Officer, Oracle, Larry Ellison, sebut keputusan ini diambil TikTok karena teknis yang sangat dipengaruhi oleh kesuksesan Zoom yang baru saja mengalihkan kapasitas video conferencing ke Oracle Public Cloud.

"TikTok memilih infrastruktur 'Generation 2 Cloud' yang baru dari Oracle karena layanan ini lebih cepat, andal, dan aman ketimbang teknologi generasi sebelumnya yang saat ini masih ditawarkan semua vendor cloud yang utama," ujarnya, dalam rilis yang disampaikan PR Newswire pada redaksi okeline. 

Dikatkan, Larry, IDC baru merilis survei '2020 Industry CloudPath' yang melibatkan 935 pelanggan Infrastructure as a Service (IaaS). Survei ini menjajaki tingkat kepuasan pelanggan vendor IaaS yang terkemuka, termasuk Oracle, Amazon Web Services, Microsoft, IBM dan Google Cloud.

Hasilnya ulas dia, Oracle IaaS meraih skor kepuasan pelanggan yang tertinggi. Dimana sebagai bagian dari kerja sama ini, TikTok akan memanfaatkan Oracle Cloud dan Oracle akan menjadi investor minoritas dalam TikTok Global.

 

Sementara CEO, Oracle, Safra Catz, katakan, Oracle akan cepat menjalankan, meningkatkan skala, serta mengelola sistem TikTok pada Oracle Cloud.

"Kami 1.000% optimis bahwa kami mampu memberikan lingkungan yang sangat aman bagi TikTok, serta menjamin privasi data pengguna TikTok di Amerika dan seluruh dunia," katanya.

Layanan Oracle lanjutnya, akan sangat meningkatkan keamanan dan menjamin privasi sehingga komunitas pengguna TikTok dapat terus berkembang pesat dan menguntungkan seluruh pemangku kepentingan.

Masih kata, Safra Catz, berdasarkan pengalaman berpuluh-puluh tahun dalam melindungi data yang paling sensitif di dunia, layanan cloud Oracle Generation 2 dibangun dari nol guna mengisolasi aplikasi yang tengah beroperasi, serta secara otonom merespons ancaman-ancaman keamanan siber. 

Lanjut dia, Oracle akan memadukan teknologi cloud yang aman dengan code review, pemantauan, serta audit secara berkala demi menyediakan jaminan yang luar biasa bahwa data pengguna TikTok terjaga dan terlindungi.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Oracle (NYSE: ORCL), silakan mengunjungi kami di www.oracle.com.**


Redaksi
Komentar Via Facebook :