Galaxy S8 Plus Unggul dalam Pindai Wajah

Galaxy S8 Plus Unggul dalam Pindai Wajah

Jakarta - Samsung pada Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus sudah mempermudah kerja anda pada hari ini misalnya dijadikan asisten virtual ini diklaim lebih cerdas ketimbang layanan serupa, seperti Siri, Cortana, dan Google Now.

Salah satu fitur andalan yang diperkenalkan Samsung pada Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus adalah pemindai wajah. Kehadiran fitur tersebut menambah deretan fungsi keamanan biometrik yang dibenamkan pada smartphone anyar itu.

Dikutip dari Phone Arena, Senin (24/4/17), Samsung Cord Co. akan menjadi yang pertama untuk menerapkan fungsi tersebut. Namun laporan terbaru menyebutkan, fitur pemindai wajah itu akan memiliki fungsi lain, tak sekadar membuka layar smartphone.

Selain 5 fitur keamanan--PIN, pola, sidik jari, pengenalan iris, dan pengenalan wajah--Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus juga dibekali asisten virtual bernama Bixby. Asisten virtual ini dilklaim lebih cerdas ketimbang layanan serupa, seperti Siri, Cortana, dan Google Now.

Keputusan memanfaatkan pemindai wajah untuk verifikasi pembayaran tak lepas dari kemampuannya yang dianggap lebih baik dari pemindai sidik jari dan kata sandi. Karenanya, fitur ini menjadi alternatif baru untuk mendukung keamanan transaksi mobile.

Terlebih, Samsung pun telah merilis pembaruan kemanan pemindai wajah secara bertahap untuk Galaxy S8 dan Galaxy S8. Pembaruan itu digulirkan untuk menambal kelemahan fitur pemindai wajah yang masih merespons dengan membuka kunci layar saat ditampilkan foto wajah berkualitas tinggi pemilik perangkat tersebut.

Kendati demikian, sejumlah ahli ternyata masih berpendapat pemindai mata merupakan fitur keamanan biometrik teraman yang ada di perangkat mobile saat ini. Alasannya, berbeda dari sidik jari, pola dari mata manusia hampir tak mungkin diduplikasi bahkan oleh teknologi terkini.

Untuk diketahui, fitur pengenalan wajah yang ada di Galaxy S8 sebenarnya telah lebih dulu hadir di Galaxy Note 7. Hanya, mengingat phablet itu bermasalah, fitur keamanan ini kini mulai disertakan pada smartphone premium Samsung tersebut.

Kabarnya, sejumlah institusi finansial kenamaan lain juga akan mengikuti langkah perusahaan tersebut. The Korea Herald melaporkan sejumlah penyedia kartu kredit di Korea Selatan berencana menggunakan fitur itu untuk verifikasi pembayaran mobile.(RL)


 

Komentar Via Facebook :