Tidak Ada yang Reaktif Saat 200 Pedagang Pasar Senggol Di Rapid Test

Tidak Ada yang Reaktif Saat 200 Pedagang Pasar Senggol Di Rapid Test

Dumai - Saat melakukan pemeriksaan rapid test pada pedagang Pasar Senggol, Kota Dumai, tak ditemukan terpapar virus Covid-19. dan rapid test yang dilaksanakan di pasar Lepin juga semua negatif. Hal ini dilakukan dalam rangka persiapan menuju new normal.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Dumai Zulkarnaen menjelaskan, rapid test dilakukan di tempat-tempat keramaian dan pasar. Tujuan agar para pedagang tidak terpapar virus Covid-19.

saat berita ini dilansir pedagang yang sudah mengikuti rapid test sudah mencapai 50 orang dari target minimal 200 orang.

"Kalau ada yang terpapar maka resikonya pasar dapat ditutup sementara. Untuk pedagang sendiri sangat antusias dan tidak ada penolakan mengikuti rapid test,” jelasnya Zulkarnaen.

Rapid test terhadap pengelola dan pedagang di Dumai telah terjadwal dilaksanakan di depan toko Ratu Busana Jalan Jendral Sudirman dan halaman masjid Habiburahman Jalan Sultan Syarif Kasim, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai, Selasa (2/6/20) pagi.

Sesuai pantauan, para tenaga medis yang melakukan pemeriksaan rapid test terhadap para pedagang dilengkapi Alat Perlindungan Diri.

Tak ketinggalan memantau warga pedagang itu, Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi dan Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudistira SIK turun meninjau ke lapangan.

“Kalau pasar sudah bersih maka akan zero Covid-19, maka itu dipintu masuk dari luar ada petugas yang melakukan pemeriksaan dan warga yang masuk harus dilengkapi surat sehat," kata Zul AS.

Dalam kesempatan itu, Walikota minta para petugas untuk memberikan pemahaman untuk kesehatan bagi diri sendiri dan juga para pedagang agar tidak takut mengikuti rapid test.

Walikota Dumai sebelumnya memaparkan bahwa sesuai dengan jadwal yang sudah dinformasikan Pemerintah Kota Dumai melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 menggelar rapid test di beberapa pasar di Kota Dumai.

Zul AS berharap rapid test bisa memberikan gambaran terhadap kemungkinan persebaran covid-19 di Kota Dumai, katanya ada beberapa cluster persebaran covid-19. Pertama, cluster nakes teladan yang Alhamdulillah kondisinya sudah selesai.**


Mufaidnuddin
Komentar Via Facebook :