Kami Hadir Tidak Hanya Kata, Berbuat Nyata, Pohon Gerunggang Sebagai Alat, Menuju Riau Hijau

Kami Hadir Tidak Hanya Kata, Berbuat Nyata, Pohon Gerunggang Sebagai Alat, Menuju Riau Hijau

riau-hijau

Bengkalis - Insyaallah kita LSM IPMPL akan menyelenggarakan "Gerakan awal menanam Pohon Gerunggang secara masal untuk mengantisipasi Karhutla, menuju Riau Hijau masyarakat sejahtera" Bersama 30 Kelompok Tani Hutan terdiri dari 1289 orang masyarakat diatas lahan kurang lebih 3.500 hektar di 4 kecamatan

Gerunggang (Cratoxylum arborescens) direkomendasikan oleh Balai Litbang Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) Kuok sebagai salah satu tanaman rehabilitasi pada lahan gambut. 

Selain termasuk jenis pionir dan fast growing, gerunggang memiliki toleransi hidup pada lahan tergenang, memiliki nilai kalor rendah sekitar 16 kJ/g sehingga tidak mudah terbakar, serta termasuk jenis yang tahan terhadap perubahan iklim. Oleh karena itu, gerunggang diyakini dapat berkontribusi mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap melanda lahan gambut di Indonesia. 

"Berdasarkan penelitian BP2TSTH Kuok, diketahui jenis ini mampu menjaga kelembaban lahan gambut sekitar 80% dan suhu di bawah 30oC".

 

Gerunggang juga dinilai lebih dapat beradaptasi pada lahan gambut dengan tinggi muka air tanah hingga 20 cm di bawah permukaan tanah dibandingkan jenis lokal lainya seperti mahang, skubung dan bahkan dibandingkan jenis eksotik Acacia crassicarpa. 

Secara sosial, gerunggang juga mendapat dukungan masyarakat. Di Riau, misalnya, masyarakat Bengkalis dan Kepulauan Meranti sudah turun temurun familiar dengan gerunggang. Masyarakat memanfaatkan kayunya antara lain untuk cerocok dan bahan bangunan rumah. Bahkan sudah tumbuh inisiatif untuk melestarikannya, antara lain dengan membentuk kelompok-kelompok tani untuk melakukan budidaya gerunggang.

Lahan yang sudah dibersihkan seluas 1.4 hektar rencana untuk persiapan penanaman pohon gerunggang menyambut hari menanam pohon sedunia  9 desember 2019 insyaallah kalau tidak ada halangan," Ucap Solihin kepada Okeline.com

Hal yang perlu menjadi perhatian Kita bersama yaitu, selain bernilai ekonomi sangat tinggi, menanam Pohon Gerunggang berarti kita ikut serta berpartisipasi memulihkan kembali lahan-lahan gambut yang telah rusak menjadi lestari kembali sehingga akar dari kayu Gerunggang dapat mengikat air dalam jumlah besar, membuat lahan-lahan senantiasa dalam kondisi basah untuk sebagai Perisai terjadinya Karhutla yang sebelumnya membuat Anak-anak kita, saudara/i menderita karena Bencana Asap akibat Karhutla, "tutup Solihin.

(Romi).


Arya S
Komentar Via Facebook :