Gubernur Babel Pimpin Langsung Rakor

Gubernur Babel Pimpin Langsung Rakor

olehgeogle

Bangka Belitung - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel),  Erzaldi Rosman memimpin  Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Penataan dan Pengembangan Jalan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Gubernur, di Air Itam, Pangkalpinang, Jumat (13/09/19) sore.

Pertemuan tersebut diikuti Kepala Dinas PUPR Babel, Noviar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Babel, Eko Kurniawan, Staf Khusus Gubernur Babel, Rhino, Staf Ahli Kota Pangkalpinang dan instansi terkait lainnya.
Gubernur Erzaldi mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel telah mengajukan rencana pembangunan Trans Bangka dan Trans Belitung ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) pada saat dilaksanakan konsultasi Regional Penyusunan Rancangan Awal RPJMN 2020-2024  yang dilaksanakan di Medan.

“Rencana pembangunan Trans Bangka dan Trans Belitung sudah masuk ke dalam RPJMN  kita kemarin waktu kita koordinasi dengan Bappenas,“ ungkap Erzaldi.

Selain itu, Erzaldi menegaskan, dalam pembangunan jalan yang telah direncanakan  tersebut juga sudah dikomunikasikan langsung ke Menteri /Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro.

Dijelaskannya, permasalahan - permasalahan yang dihadapi terutama permasalahan jalan yang melewati kawasan hutan lindung pantai dan melewati kawasan gambut, terutama untuk kawasan gambut diharapkan dicari jalan yang lain, sehingga kawasan gambut tidak  dipergunakan sebagai jalan.

Menurut  Erzaldi, apabila jalan melalui kawasan hutan lindung pantai dapat dipinjampakaikan, namun untuk kawasan gambut perlu analisa yang lebih mendalam,  dan dicari jalur alternatif lainnya.

Dalam pengembangan jalan ke depan, ditambahkan Erzaldi, itu perlu dipikirkan hal - hal yang lebih diperlukan dalam memanfaatkan moda transportasi lainnya berupa jalur kereta api ataupun moda transportasi lain, agar dipikirkan lebih komprehensif dan matang.

Terkait dengan jalan yang direncanakan akan dijadikan jalur di Pangkalpinang, Erzaldi berpandangan, dicari jalur yang  lebih efisien dan efektif serta kawasan tersebut tidak padat penduduk. Diharapkan, kata dia, dengan jalur yang direncakan juga akan mengurangi volume kendaraan


Rizky Fermana
Komentar Via Facebook :