Forkompinda Belitung Dukung Dunia Invetasi Penunjang Wisata Belitung

Forkompinda Belitung Dukung Dunia Invetasi Penunjang Wisata Belitung

Okeline.com Belitung - Sekarang ini kota Belitung sudah mulai menjadi kota pariwisata yang dikenal oleh banyak negara. Pemerintah sudah mulai menjalankan program-program yang memajukan dan mengembangkan kota Belitung. 

Demi kemajuan Belitung, sudah sepantasnya pariwisata di daerah tersebut berkembang maju. Akan tetapi ada salah satu Investasi miliaran rupiah di daerah itu hingga kini masih terombang-ambing.

Seperti X-Bar, sebuah perusahaan yang bergerak di Bidang pariwisata itu saat ini pengembangan wisatanya harus terhenti sejak 2018, lantaran kisruh perizinan. 

Meskipun sudah adanya Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) yang merupakan suatu perizinan berusaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS yang mempermudah pengurusan berbagai perizinan berusaha.

"Seharusnya tidak ada persoalan, ini adalah kerjasama yang saling menguntungkan," 

"Meskipun demikian bahwa untuk berinvestasi di Belitung, investor perlu membangun komunikasi publik ‎dengan masyarakat ketika ingin berinvestasi di sebuah daerah.

‎Jika terdapat kesalahan dalam membangun komunikasi yang membuat masyarakat tersinggung, maka perlu menyambung silaturahmi untuk mengembalikan situasi menjadi kondusif," ujar Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie.

Mendengar ucapan wakil Bupati tersebut manajemen X-Bar siap untuk menampung aspirasi dari masyarakat agar tempat usaha tersebut bisa berjalan lancar.

"Kami tetap ikuti, misalnya tadi Pak Wabup menyarankan ada pagar tanaman untuk menutupi kami akan pasang. Kalau prostitusi dan narkoba, X-Bar yang di Pangkalpinang juga tidak ada," ungkapnya.

selain itu Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana menilai kedua pihak yang pro dan kontra terhadap polemik Extreme Bar (X-Bar) sama-sama salah dan benar.

Oleh sebab itu, dibutuhkan win-win solution‎ untuk saling memperbaiki dan terdapat satu pokok item yang harus mereka bicarakan.

"Makanya tadi ‎kami kasih waktu satu minggu, mumpung pihak manajemen masih di Belitung. Jadi tadi saya bilang sebelum pulang ke Bangka selesaikan karena yang namanya komunikasi itu bisa dibicarakan empat mata, delapan mata atau sepuluh mata," ujar Yudhis 

Setelah mendengar masukan tersebut, Manajemen Extreme Bar (X-Bar) Fahrizan ‎menyatakan bahwa pihaknya akan kembali membangun komunikasi yang lebih intens kepada masyarakat setempat.

Bahkan mereka juga sempat menyatakan permohonan maaf atas kesalahan yang terjadi.

"Kami dari manajemen berharap usaha kami ini bisa berjalan, terlepas nantinya seperti apa. Kami pun tetap akan melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat seperti saran Bapak Kapolres, Wakil Bupati dan seluruh jajaran forkominda," ujarnya.(andre)

Andre Pascal Posshumah
Komentar Via Facebook :