Tim Arkeolog Jawa Barat

Pecahan Tulang Manusia Purba Ditemukan dalam Gua Pawon

Budaya - Gua Pawon yang terletak di Gunungmasigit, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, ditemukan jejak manusia yang hidup di era 2.588.000 hingga 11.500 tahun lalu.

Kepala Tim Arkeolog Lutfi Yondri mengatakan, Tim Arkeolog Jawa Barat menemukan beberapa fragmen yang merupakan pecahan tengkorak manusia purba dan tulang runcing di era Holosen Awal, saat ekskavasi di Gua Pawon, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Citatah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Temuan itu ditemukan setelah tim peneliti melanjutkan ekskavasi secara horizontal.

Saat ini tim masih belum bisa menggabungkan karena masih berbentuk pecahan fragmen. Lutfi mengatakan selain fragmen tengkorak, tim peneliti pun menemukan alat tulang runcing sepanjang jari telunjuk manusia dewasa. Saat ini, ujar Lutfi, pihaknya belum memperluas kotak ekskavasi.

"Alat itu kemungkinan digunakan sebagai mata tombak oleh manusia Gua Pawon, ukurannya memang cukup besar. Kita juga menemukan gamping yang digunakan sebagai alat bantu pukul," kata, Jumat (24/5/19).

"Ada batuan besar yang menghalangi penelitian. "Kita buka empat kotak galian, karena sifat ekskavasi kita horizontal. Nanti sampai kedalaman batu itu kita bongkar, karena di balik batu itu ada sisa budayanya," tuturnya.

Ia berharap hasil penelitian ini bisa memudahkan masyarakat untuk mencari tahu jejak kehidupan manusia purba. "Karena arkeologi itu berbasis kelestarian, kami berharap dari empat kotak ekskavasi ini masyarakat bisa tahu lingkup kehidupan di masa lalu," ujar Lutfi.

Dalam ekskavasi yang akan berakhir pada 30 Mei 2019, tim peneliti juga menemukan geraham gigi manusia dewasa dan juga sejumlah fragmen bagian tubuh binatang. 

"Temuan binatang lebih bervariasi, kami juga dibantu Paleontolog yang dengan cepat mengidentifikasi jenis binatang yang mungkin diburu atau dimakan oleh Manusia Gua Pawon," ucap Lutfi.**


Dion Tri Septian
Komentar Via Facebook :