Jenazah Yudi Febrian, Korban Kecelakaan Helikopter Tiba di Rumah Duka
Pekanbaru - Jenazah Yudi Febrian Rahman, korban kecelakaan helikopter BK117 D3 yang jatuh di hutan Kalimantan Selatan (Kalsel) tiba di rumah duka, Selasa (9/9/2025) sore.
Mobil ambulans yang mengangkut jenazah Yudi dari terminal cargo Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, tiba di rumahnya Komplek Nyamuk, Jl Amir Hamzah, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru pada pukul 14.30 WIB.
Kedatangan jenazah Yudi langsung disambut isak tangis keluarga. Sesampai di rumah duka, pihak keluarga langsung melakukan prosesi pembacaan doa dan dilanjutkan pemakaman.
Perwakilan keluarga almarhum, Yusa Adi Putra mengatakan bahwa pihak keluarga telah ikhlas dengan kepergian Yudi. Keluarga besar dan ahli waris memohon maaf yang sebesar-besarnya, apa bila ada kesalahan dari almarhum selasa hidup. "Apa bila ada kesalahan, sikap dan tutur kata almarhum yang kurang berkenan, mohon sekiranya dimaafkan," kaya Yusa.
Ketua RW 3 RT 03 Komplek Nyamuk Timur, Panzi Barza mengatakan bahwa korban dikenal sebagai orang yang humble dan baik hati. Dia terakhir kali berkomunikasi dengan Yudi ketika perayaan 17 Agustus lalu.
"Beliau adalah orang yang baik, humble dan sangat sayang dengan keluarganya. Terkahir kali kami berkomunikasi saat dia memberikan sumbangan untuk acara 17 Agustus. Dia mengatakan tidak sempat untuk pulang karena sedang bekerja di Kalimantan," ujar Panzi Barza.
Dijelaskan Panzi, awal berita duka insiden kecelakaan helikopter yang menimpa Yudi pertama kali diperoleh dari adik perempuan korban. Adik korban mengatakan dia mendapatkan informasi bahwa helikopter yang ditumpangi korban meledak.
"Akhirnya kita kontak istri beliau melalui adiknya,memang katanya setelah berangkat dari kantor beliau menuju ke lokasi, baru sepuluh menit jarak tempuh katanya helikopternya susah meledak. Jadi kami menunggu sampai hari ini, proses autopsi, tes DNA dan administrasi, sehingga baru hari ini terlaksana pemulangan jenazah," lanjut Panzi.
Setelah jenazah diterima, pihak keluarga langsung dimakamkan di Pandan Pekuburan RW 3 Nyamuk Timur, Gang Akhir, Jalan Hangtuah Kecamatan Tenayan Raya.
Diketahui, dua warga Riau menjadi korban kecelakaan helikopter BK117 D3. Helikopter nahas itu dilaporkan hilang kontak sejak Senin (1/9/2025) sekira pukul 08.54 WITA.
Tim SAR kemudian menemukan bangkai helikopter di kawasan hutan Desa Emil Baru, Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan pada Rabu (3/9/2025) sekitar pukul 14.45 WITA.(***)







Komentar Via Facebook :