Jambret Terjengkang Ditarik Seorang Ibu

Jambret Terjengkang Ditarik Seorang Ibu

Line Pekanbaru - Luka di wajah Dedi alias DI masih terlihat. Dia babak belur dihajar warga yang menangkapnya usai gagal menjambret seorang ibu. Kini, residivis bertato itu mendekam di penjara Polsek Limapuluh, Pekanbaru.

Kapolsek Limapuluh, Kompol Rinaldo Aser, melalui Kepala Unit Reserse Kriminal Ipda M Bahari Abdi, Sabtu (29/4) sore, menceritakan kronologis tertangkapnya Dedi. Katanya, Dedi gagal menjambret karena kalah kuat dengan korbannya, Nurhaida (47).

Ceritanya berawal ketika Nurhaida yang mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Sungai Rokan, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh. Tiba-tiba, Dedi muncul dan merampas kalung emas putih di leher Nurhaida.

Tapi, Nurhaida dengan sigap menangkap tangan Dedi yang telah memegang kalungnya. Keduanya saling tarik menarik sambil melaju di jalan. Nurhaida bertahan sambil berteriak; "Jambret... jambret ... jambret!."

Dedi akhirnya terjungkal ke aspal bersama motornya. Demikian juga dengan Nurhaida diketahui berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Namun, teriakan Nurhaida tadi telah mengundang warga sekitar. Dedi pun dikepung dan dihajar hingga babak belur. Lantas, polisi datang menyelamatkan nyawanya dari amukan warga.

Bahari mengatakan sejumlah barang bukti ikut diamankan, seperti kalung emas milik Nurhaida dan sepeda motor Dedi. "Dia residivis kasus jambret. Kita akan kenakan Pasal 365 Junto Pasal 53 KUHP," kata Bahari. **


 

Komentar Via Facebook :