2022, Kazan Jadi Tuan Rumah "Special Olympics World Winter Games"

2022, Kazan Jadi Tuan Rumah "Special Olympics World Winter Games"

Washington - Ajang "Special Olympics World Winter Games Kazan 2022" akan mengangkat kekuatan inklusivitas, kesetaraan, kebaikan, dan kegembiraan. Lebih dari 2.000 atlet Special Olympics yang berasal dari 100 negara akan bersaing dalam tujuh cabang olahraga. Selain itu, ajang ini juga akan menepis anggapan miring terhadap kaum tunagrahita di Rusia dan seluruh dunia.

Tunagrahita (retardasi mental) adalah keadaaan keterbelakangan mental. Penderita tunagrahita memiliki IQ di bawah rata-rata anak normal pada umumnya, sehingga menyebabkan fungsi kecerdasan dan intelektual mereka terganggu yang berpotensi mengganggu perkembangan mental.

Mary Davis, Chief Executive Officer, Special Olympics, berkata, "Special Olympics dengan bangga menggelar World Winater Games 2022 di Kazan, Rusia. Kazan telah menjadi kota yang mampu mengadakan ajang olahraga internasional berskala besar," ungkapnya. Kata Mary lagi, ia optimis bahwa World Winter Games 2022 akan mewariskan inklusivitas di Rusia. 

Special Olympics dimulai sejak tahun 1968. Merupakan gerakan global untuk mengakhiri diskriminasi terhadap kaum tunagrahita. 

Didukung oleh lebih dari enam juta atlet dan mitra-mitra yang Bersatu di lebih dari 190 negara dan wilayah, serta lebih dari satu juta pelatih dan relawan. 

Special Olympics menggelar lebih dari 30 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Olimpiade, serta mengadakan lebih dari 10.000 ajang pertandingan dan kompetisi setiap tahun.

Special Olympics World Games diadakan setiap dua tahun, berganti-ganti antara Musim Panas dan Musim Dingin, dan ditayangkan di seluruh dunia oleh ESPN, mitra resmi TV dan penyiaran radio bagi gerakan Special Olympics.

Diikuti 130.000 atlet, Special Olympics Rusia menggelar 5.000 pertandingan olahraga bagi kalangan tunagrahita pada sepanjang tahun. Ajang World Winter Games di Kazan akan membantu Special Olympics Rusia untuk menciptakan inklusivitas sosial bagi sekitar tiga juta kaum tunagrahita di negara tersebut.

Olga Slutsker, President, Special Olympics Rusia, berkata, "World Winter Games Kazan akan menghadirkan suasana kegembiraan dan kebaikan, menembus berbagai batasan dan kebiasaan," ujarnya. 

Dalam konteks inklusivitas di tengah kaum tunagrahita, kami menyadari sejumlah kesamaan ketimbang perbedaan. Olahraga memiliki kekuatan untuk mempersatukan orang, dan World Winter Games Kazan 2022 kelak membangun budaya inklusif di Rusia dan seluruh dunia.

Kazan memiliki warisan olahraga yang mengakar dengan berbagai fasilitas serta infrastruktur olahraga terlengkap di Rusia. Selain itu, Kazan juga memiliki basis relawan yang kuat. Kota ini telah menggelar banyak kompetisi olahraga kelas dunia. Disamping itu, kota Kazan juga dikenal sebagai pusat pertumbuhan Muslim terbesar di Rusia. 

World Winter Games Kazan 2022 akan menjadikan Special Olympics sebagai kompetisi global yang pertama kali digelar di Rusia. 

Para atlet Special Olympics dan mitra-mitra yang Bersatu dapat bersaing dalam tujuh cabang olahraga, antara lain, alpine skiing, snowboarding, floorball, cross-country skiing, figure skating, short track speed skating, dan snowshoeing.

Setiap ajang Special Olympics World Games menghasilkan dampak positif tanpa batas. Ajang yang digelar baru-baru ini mempengaruhi transformasi kebijakan, investasi keuangan, dan perubahan perilaku yang terukur.

Selain kompetisi olahraga, Special Olympics World Winter Games 2022 kelak berfokus untuk memperluas program-program organisasi tersebut dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kepemimpinan bagi para atlet.**


Batara Harahap
Komentar Via Facebook :