Terungkap, Lansia 87 Tahun Ini Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah

Terungkap, Lansia 87 Tahun Ini Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah

Pekanbaru - Pemerintah terus-menerus meluncurkan program bantuan langsung tunai kepada masyarakat miskin melalui kementerian terkait. Tujuannya, untuk memperkecil ruang dikotomi kaya dan miskin.

Masyarakat perkotaan dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi, pemerintah pusat maupun daerah setiap tahun melakukan pendataan. Lantas, disinyalir sistim pendataan yang dilakukan kurang tepat. Pemerintah daerah tidak melakukan update data secara ketat setiap tahun.

Rizky, relawan rumah yatim cabang Riau menyebut, sejak 2014, Trilyunan dana diaolokasikan untuk berbagai program bantuan untuk setiap Provinsi. Dapat dibayangkan, dalam kurun waktu enam tahun idealnya jutaan rakyat yang terjebak dalam jurang kemiskinan telah terangkat derajatnya satu tingkat.

"Faktanya, di Kota Pekanbaru sendiri, kami menemukan masyarakat golongan lansia yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," sebut Rizky.GAMBAR- BAPAK SENEN dan ISTRI SAAT BEKERJA

Pihaknya menilai ada masalah dalam hal pendataan terhadap masyarakat yang pantas sebagai penerima bantuan tersebut.

Melihat kenyataan itu, pada Sabtu (9/1), Rumah Yatim cabang Riau kembali menyalurkan bantuan bahan pokok untuk Bapak Senen (87) dan istrinya, Ibu Ngatini (68), di kediamannya Jalan Imam Munandar (Harahap Raya), Gang Pala, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Sehari-hari, Bapak Senen dan istrinya mencari kardus-kardus dan botol-botol bekas. Dari memulung ini, mereka mendapatkan rata-rata Rp.20.000,- per harinya.

Penghasilan ini masih jauh dari kata cukup. Lebutuhan hidup yang makin tinggi, bayar kontrakan rumah sebesar Rp.500.000,- setiap bulan. Untung selalu ada tetangga yang berbaik hati membantu kebutuhan untuk makan sehari-hari. Ia mengaku, belum pernah menerima bantuan dari pemerintah.

Bapak Senen dan Ibu Ngatini memiliki tujuh orang anak. semua telah berkeluarga. Sayangnya, kehidupan mereka juga tidak jauh beda dengan sang ayah. Saat tim Rumah Yatim cabang Riau berkunjung, Bapak Senen dan istri tak dapat menahan haru. 

Pejuang Kebaikan mari bantu Pak Senen serta banyak dhuafa prasejahtera lainnya yang masih membutuhkan pertolongan kita dengan donasi ke Rumah Yatim Cabang Riau Jalan Durian No.13, Kelurahan  Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, atau lewat rekening Rumah Yatim yang tertera di bawah ini :

BCA 220 139 8888
Mandiri 1720 000 384 125
An Yayasan Rumah Yatim Arrohman


Batara Harahap
Komentar Via Facebook :