Warga Diminta Tak Terprovokasi Dengan Seruan Aksi Mogok Nasional KNPB

Warga Diminta Tak Terprovokasi Dengan Seruan Aksi Mogok Nasional KNPB

Papua - Seruan aksi mogok nasional yang digagas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dinilai konyol. Sebab organisasi tersebut mengorbankan berbagai kebutuhan dan aktivitas warga demi kepentingan sekelompok orang.

Hal tersebut disampaikan oleh Ali Kabiay Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Propinsi Papua, ajakan KNPB untuk aksi mogok nasional telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Dia meyakini masyarakat sudah cerdas dalam memilih aksi-aksi yang perlu diikuti atau tidak.

"Aksi-aksi KNPB ini sering kali merugikan mereka dan para pemuda di Papua. Jadi masyarakat sudah cerdas dalam melihat hal ini," kata Ali Kabiay di Kota Jayapura, Papua, Kamis (7/1/21).

Menurut dia, bila warga ikut dalam aksi mogok nasional ini, mereka akan rugi. Sebab dapat membuat sistem pendidikan lumpuh, pemerintahan akan terganggu, ekonomi akan merosot, dan berdampak pada kesehatan masyarakat.

"Apa yang sudah KNPB perbuat untuk Tanah Papua, saya rasa tidak ada sama sekali," ujarnya.

Sebaliknya Pemerintah Indonesia terus berusaha membangun daerah di wilayah paling Timur ini. Diantaranya dengan kebijakan otonomi khusus, perhelatan PON dan pembangunan lainnya.

"Karena itu dia meminta masyarakat tak mudah terprovokasi isu hoaks dan ajakan-ajakan KNPB. Sebab seruan-seruan tersebut akan merusak situasi kondusif di daerah," Pungkas Ali.**


Eko Sulastono
Komentar Via Facebook :