Ngeyel Adakan Debat Cabup Natuna di Surabaya, MAKI Ancam Gugat KPU

Ngeyel Adakan Debat Cabup Natuna di Surabaya, MAKI Ancam Gugat KPU

Pantau Natuna Koordinator MAKI, Boyamin Bin Saiman Sempat snorkeling di Laut Natuna

Natuna - Dikabarkan KPU akan melakukan debat antar calon bupati (Cabup) Natuna di Surabaya, pada Jumat 13 November 2020 datang.

Kordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Bin Saiman, katakan kegiatan debat tersebut cukup di Natuna dan jika tujuan untuk menjangkau masyarakat luas, ulasnya KPU bisa memakai jaringan medsoa seperti yotube, instagram, facebook dan lain- lain.

"Kita meminta debat antar calon bupati (Cabup) Natuna di Surabaya.pada Jumat 13 November 2020 datang dibatalkan," Demikian disampaikan Boyamin pada redaksi, Sabtu (7/1/20).

Pihak KPU ulas dia, mestinya bijak dan lebih mementingkan negara dan rakyatnya dibanding bepergian ke Surabaya yang bisa menimbulkan persepsi jalan-jalan plesiran.

"Karena acara tersebut akan terjadi pemborosan biaya untuk tiket dan akomodasi Natuna-Surabaya pulang pergi." kata ulas Koordinator MAKI ini.

"Penggunaan anggaran yang tidak tepat sasaran, berlebihan dan tidak bermanfaat maksamil dapat dikategorikan merugikan negara yang mengarah kepada korupsi," katanya.

Dia mengancam, apabila KPU Natuna tetap "ngyel" menyelenggarakan debat Cabup di Surabaya maka MAKI akan melaporkannya ke DKPP dan Bawaslu termasuk opsi untuk melaporkan ke penegak hukum.

Kata Boyamin, KPU Natuna mestinya menyadari saat ini pandemi covid-19 masih merajalela di kota besar termasuk Surabaya sehingga dikuatirkan peserta akan membawa pulang Covid-19 ke Natuna.

"Jika nantinya ada yang tertular maka anggaran negara akan tersedot kepada pasien Covid-19 sehingga KPU Natuna bisa dianggap turut andil dalam terkurasnya anggaran negara untuk biaya pandemi Covid-19," lanjutnya.**


 

Dion Tri Septian
Komentar Via Facebook :