Chengdu Tawarkan Banyak Peluang Daftar proyek Pada Dunia

Chengdu Tawarkan Banyak Peluang Daftar proyek Pada Dunia

Chengdu - Untuk menjalin relasi bisnis (matchmaking) digelar penerbitan daftar peluang "Daftar Peluang Kota" terbaru pada 29 Oktober dirilis untuk publik di ajang "2020 China (Chengdu) Global Innovation and Entrepreneurship Fair (GIEF)".

Penerbitan itu digelar Chengdu, yang merupakan ibu kota Provinsi Sichuan, Tiongkok Barat Daya, dengan melibatkan kota-kota domestik di lingkar ekonomi Chengdu-Chongqing, serta kota-kota internasional dalam Belt and Road Initiative (BRI).

Di ajang GIEF tahun ini, blockchain menjadi titik fokus pembahasan. Untuk itu, Chengdu secara khusus merilis daftar peluang pengembangan blockchain.

Dengan demikian, Chengdu dapat menunjukkan berbagai aplikasi inovatif dari teknologi blockchain dalam layanan pemerintah, tata kelola perkotaan, jasa keuangan, dan sektor-sektor lain.

"Daftar Peluang Kota", pertama kali dirilis oleh Chengdu pada Maret 2019, sebagian besar mencantumkan kebutuhan pemerintah, pasokan pemerintah, kapasitas perusahaan, serta kolaborasi perusahaan.

Dokumen ini ingin membantu kalangan perusahaan agar mereka mampu menangkap berbagai peluang di Chengdu secara efektif, serta berpartisipasi dalam pertumbuhan kota tersebut.

 

Demi menindaklanjuti Belt and Road Initiative dan strategi nasional Tiongkok untuk mengembangkan lingkar ekonomi Chengdu-Chongqing, Chengdu mencantumkan 820 informasi tentang tingkat penawaran dan permintaan pada segmen smart production, smart life, smart governance, serta perekonomian yang ramah lingkungan.

Dari total tersebut, 477 di antaranya berkaitan dengan Chengdu; sementara, 56 informasi berkaitan dengan kota-kota internasional di sejumlah negara termasuk Rusia, Kazakhstan, Indonesia dan Georgia, serta 287 informasi dari kota-kota domestik seperti Deyang, Yibin, Meishan, dan Ziyang.

Sesi tersebut menjadi sarana bagi sejumlah perusahaan yang bergerak dalam ekonomi baru untuk menyesuaikan berbagai produk dan teknologinya menurut skenario ekonomi baru di Chengdu. 

Teknologi dari beragam sektor juga ditampilkan dalam sesi tersebut, termasuk smart city, big data, blockchain, digital cultural tourism, dan smart medical care.

Empat proyek kerja sama senilai RMB 6 miliar ($ 893,4 juta) diresmikan dalam acara tersebut. 

 

Proyek-proyek ini menghubungkan tingkat permintaan dan penawaran di negara-negara BRI, kerja sama lintaswilayah di lingkar ekonomi Chengdu-Chongqing, serta kerja sama antara smart city dan perusahaan jasa keuangan baru dalam memajukan sektor-sektor seperti blockchain dan big data.

Bahkan Chengdu juga memberikan kontrak proyek gelombang pertama untuk tiga laboratorium uji coba inovasi-aplikasi, serta 12 laboratorium skenario masa depan perkotaan dalam sesi matchmaking.

Sebagai bagian dari upaya Chengdu akan mempromosikan pengembangan sejumlah teknologi baru dan industri baru, sekaligus memfasilitasi penggunaan praktisnya dalam pembangunan kota, menurut seorang pejabat pemerintah.**


Redaksi
Komentar Via Facebook :