Innatoss Laboratories Klem Mampu Menetralkan Virus dengan Alat Buatan GenScript

Innatoss Laboratories Klem Mampu Menetralkan Virus dengan Alat Buatan GenScript

Belanda - Innatoss Laboratories meluncurkan produk pertama untuk mengetes antibodi yang mampu menetralkan virus (neutralizing antibody) dan melawan SARS-CoV-2.

Layanan ini memanfaatkan cPass ™ SARS-CoV-2 Neutralization Antibody Detection Kit buatan GenScript. Innatoss ialah laboratorium medis pertama di Eropa yang menyediakan layanan tersebut untuk publik.

CEO, Innatoss, Dr. Anja Garritsen, mengaku perangkat tersebut merupakan alat tes cepat yang pertama di dunia untuk mendeteksi antibodi yang mampu menetralkan virus (NAbs), yakni antibodi spesifik berbentuk serum dan terdapat pada pasien Covid-19, serta sanggup membersihkan infeksi virus. 

"Kolaborasi kami dengan GenScript menjadi langkah penting untuk kehadiran produk-produk bermutu tinggi dan inovatif yang dapat memberantas pandemi Covid-19. Pandemi ini menimbulkan ancaman global terhadap kesehatan publik," ujarnya.

"cPass™ memakai metode pengetesan baru guna mendeteksi antibodi yang mampu menetralkan virus tertentu," lanjutnya.

Pengetesan ini ulasnya, berguna untuk menentukan jangka waktu dari kekebalan tubuh yang potensial, baik pada individu dan populasi yang lebih luas. Lebih lagi, pengetesan tersebut membantu pengembangan vaksin dan pengobatan antibodi monoklonal.

"Dengan demikian, pengetesan ini menjadi bagian penting untuk memonitor titer ketika vaksinasi telah dijalankan," katanya.

Innatoss baru ini telah melakukan kajian di Kessel, sebuah kota di Belanda bagian Selatan yang sangat terimbas gelombang pertama Covid-19.

"Kajian ini menentukan jangka waktu antibodi pengikat (binding antibody) yang dibandingkan dengan antibodi yang mampu menetralkan virus pada sejumlah individu," katanya.

 

Katanya, ada sekelompok orang awalnya dites setelah dua-empat bulan terinfeksi Covid-19 dengan tes cepat untuk menentukan kadar IgG dan IgM.

"Lalu, mereka kembali dites dua-tiga bulan berikutnya. Selanjutnya, sampel pasien dites untuk menemukan antibodi yang mampu menetralkan virus dengan alat GenScript cPass™," katanya.

90 persen kasus lanjutnya, kadar antibodi pengikat menurun secara signifikan seiring berjalannya waktu, sementara, kadar antibodi fungsional (antibodi yang mampu menetralkan virus) stabil pada 70 persen orang yang dites.

Dr. Linfa Wang, Penemu cPass, dan menjabat Director, Programme in Emerging Infectious Diseases, Duke-NUS Medical School, Singapura, mengatakan, "Tes cPass™ mendatangkan hasil yang dapat diandalkan dan menyerupai standar laboratorium virologi.

"Tes untuk menetralkan virus SARS-CoV-2 yang aktif, tanpa membutuhkan laboratorium dengan Keamanan BiologisLevel 3," katanya.

"Pengetesan baru ini tak hanya menunjukkan sejarah infeksi penyakit pada orang, namun juga bisa mengungkap beberapa indikasi perlindungan di masa mendatang," lanjutnya.

Rotating CEO, GenScript, Dr. Patrick Liu, sebut, Kolaborasi tersebut menjadi langkah penting ke depan berkat analisis penting yang diberikannya tentang imunitas potensial, serta tersedianya akses yang lebih baik terhadap pengetesan Covid-19 untuk berbagai lembaga di seluruh dunia.**


Redaksi
Komentar Via Facebook :