Diikuti 400 Guru Senusantara, Perusahaan Ini Lakukan Lokakarya Edukasi Pencegahan Karhutla

Diikuti 400 Guru Senusantara, Perusahaan Ini Lakukan Lokakarya Edukasi Pencegahan Karhutla

400 peserta guru dari Sumatera, Kalimantan dan Papua di tanah air antusias mengikuti lokakarya edukasi pencegahan karhutla nasional yang pertama kali dilaksanakan secara virtual.

Jakarta - Dalam dua pekan terkakhir, para praktisi pendidikan Perusahaan menggelar dua gelombang lokakarya edukasi pencegahan karhutla virtual yang diikuti lebih dari 400 guru di Sumatera, Kalimantan dan Papua menggunakan teknologi konferensi.

Kini Sinar Mas Agribusiness and Food telah memanfaatkan teknologi konferensi seperti Skype untuk membantu para guru mengedukasi anak-anak mencegah karhutla.

Dimana seperti diketahui saat ini memasuki musim kemarau dan meningkatnya risiko pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Managing Director Sustainability, Sinar Mas Agribusiness and Food, Agus Purnomo, menatakan Lokakarya ini diharapkan membantu para guru di pedalaman yang memiliki keterbatasan informasi dan akses untuk mendapatkan materi edukasi pencegahan karhutla maupun ketrampilan baru dalam menyampaikan materi dengan menarik.

"Komitmen dan upaya perusahaan untuk mencegah karhutla akan terus berlanjut. Kami memulai program pencegahan karhutla di 2016 dengan program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yang menyasar kelompok orang dewasa. Program tersebut telah sukses mengurangi titik panas dan titik api secara signifikan di dalam maupun di area sekitar konsesi Perusahaan," jelas Agus.

Agus melanjutkan, "Tidak berhenti disitu, kami mengembangkan program pencegahan kebakaran ini melalui edukasi kepada anak-anak".

"Melalui lokakarya virtual ini, kami berharap apa yang guru telah pelajari dapat diterapkan di sekolah sehingga anak-anak, sebagai pemimpin masa depan, memahami bahaya karhutla dan mengambil bagian dalam melakukan pencegahannya," lanjut Agus dalam rilis yang diterima redaksi, Jumat (14/8/20).**


 

Julius Sigalingging
Komentar Via Facebook :