Nasabah Masih Percaya Simpan Uang di Bank Saat Pandemi

Nasabah Masih Percaya Simpan Uang di Bank Saat Pandemi

Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan ( LPS) menyatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sektor lembaga jasa keuangan seperti perbankan masih tinggi di tengah pandemi Covid-19. Salah satu penyebabnya adalah LPS menjamin simpanan nasabah aman karena ada penjaminan dari LPS hingga Rp 2 miliar. 

Anggota Dewan Komisioner LPS Didik Madiyono mengatakan, Dari sisi nilai, LPS menjamin hingga 54 persen dari nilai simpanan nasabah yang hampir menyentuh Rp 6.000 triliun. "LPS akan menjalankan tugas penjaminan agar menjaga kepercayaan nasabah terhadap dana yang disimpan di bank. Kami menjamin simpanan di bank tetap dijamin LPS sampai jumlah nominal Rp 2 miliar," kata Didik dalam konferensi video, Selasa (23/6/2020). 

Direktur Grup Riset LPS Iman Gunadi menambahkan, masyarakat lebih yakin karena kondisi fundamental perbankan masih dalam posisi stabil secara keseluruhan. Data Otoritas Jasa Keuangan per April 2020 menunjukkan, rasio CAR masih terjaga di level 22,03 persen, ROA 22,03 persen, BOPO 84,84 persen, dan NPL gross terjaga di level 2,89 persen. Dia tak memungkiri, ada penurunan ROA dari periode Maret-April. 

Kebanyakan perbankan sudah mengandalkan pendapatan dari fee based income alih-alih suku bunga kredit yang permintaannya memang menurun. Akibatnya, LDR menunjukkan tendensi penurunan. Dia pun memprediksi, pertumbuhan kredit pada 2020 ini akan mengecil sekitar 1 persen. 

"Tapi kondisi perbankan secara relatif masih memiliki cukup likuiditas untuk menghadapi gejolak dan perlambatan akibat pandemi Covid-19," tuturnya. 

Sebagai informasi, distribusi cakupan penjaminan di LPS masih stabil pada posisi Januari - Mei 2020. Tercatat pada Mei, jumlah rekening yang dijamin LPS sebanyak 99,91 persen dari total rekening atau setara dengan 312.849.044 rekening. Secara nominal, jumlah yang dijamin mencapai 53,08 persen dari total simpanan atau setara dengan Rp 3.320 triliun.


Redaksi
Tags :covid-19LPS
Komentar Via Facebook :