Pengobatan Keliling Satgas Pamtas Yonif 411 Kostrad di Papua Terus Berlanjut

Pengobatan Keliling Satgas Pamtas Yonif 411 Kostrad di Papua Terus Berlanjut

Merauke - Program pengobatan keliling secara door to door di wilayah binaan, Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dipuji warga.

Salah satunya yang dilaksanakan Tim Kesehatan Pos Rawa Biru dipimpin oleh Bintara Kesehatan (Bakes) Serka Abdul Hanif bersama lima personel lainnya berkeliling Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kab. Merauke, Provinsi Papua, memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang sedang sakit.

Tugas berkeliling kampung mendatangi rumah-rumah warga itu tujuannya untuk memberikan pengobatan bagi warga yang mengeluh sakit.

"Ada warga yang mengeluhkan sakit gigi, sakit kepala dan sakit pinggang, semuanya diperiksa dan kemudian diberi obat," kata Dansatgas.

Kegiatan ini telah menjadi kegiatan rutin Satgas Pamtas sejak awal bertugas. Tuga mereka tidak hanya mengamankan wilayah perbatasan RI-PNG, prajurit ini juga menunjukan  pengabdian Satuan Tugasnya membantu memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga yang sakit melalui kegiatan pengobatan keliling.

Hal ini dusampaikan KOmandan Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif MR 411/Pdw Kostrad dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Jumat (8/5/20).

"Di tengah pandemi virus covid-19 saat ini, kegiatan inipun terus digencarkan oleh Pos Satgas di wilayah binaan masing-masing," ujar Dansatgas.

Pasien Mama Laurent (48 th) salah satu warga menderita sakit lumpuh yang secara rutin diperiksa kesehatannya setiap dua kali seminggu, dan diberinya vitamin.

Setelah memeriksa Mama Laurent, personel Pos Rawa Biru juga melakukan pemeriksaan dan pengobatan kepada warga lainnya yang membutuhkan.

"Selain memberikan pelayanan kesehatan yang merupakan wujud kepedulian Satgas terhadap kesehatan warga diwilayah binaannya, personel juga menghimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan, hidup bersih, rajin mencuci tangan serta menggunakan masker ketika keluar rumah untuk memutus mata rantai virus covid-19 atau virus corona," pungkasnya.**


Qori Mukhtar
Komentar Via Facebook :