Antisipasi Dampak Covid -19, Hakim dan Pegawai PN Rohil Laksanakan Rapid Test

Antisipasi Dampak Covid -19, Hakim dan Pegawai  PN Rohil Laksanakan Rapid Test

Pegawai dan Hakim PN Rohil saat melaksanakan Rapid Test Covid -19

Ujung Tanjung  - Untuk mengantisipasi dampak penyebaran wabah pendemi virus Corona atau Covid -19, puluhan Pengawai dan Hakim di Lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir, melakukan pemeriksaan atau Rapid Test virus Corona atau Covid-19 yang dilaksanakan di Ruang Sidang Cakra PN Rohil , Senin. 20 April 2020 pagi sekira pukul 8. 30 Wib.

Pemeriksaan Rapid Test Covid-19 , di Lingkungan Pegawai dan Hakim PN Rohil  bekekerja sama dengan  Dinas Kesehatan Rohil melalui Kepala Puskesmas Sedinginan 
dr. H. Eka Syafridilla.

 " Pemeriksaan Rapid Test ini adalah salah satu himbauan sesuai protokol pemerintah dalam pencegahan dan memberikan keyakinan bahwa di lingkungan Pengadilan Negeri Rokan Hilir ( PN Rohil) bebas dari wabah pendemi virus Covid -19. " Jelas Ketua PN Rohil Andry Simbolon SH MH melalui Juru bicara PN Rohil Sondra Mukti SH .

Juru bicara PN Rohil Sondra Mukti SH menjelaskan Rapid Test adalah pemeriksaan sample darah dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dilingkungan kantor Pengadilan Negeri Rokan Hilir. " Ujarnya .

"Hari ini sebanyak 20 orang Pegawai dan Hakim mengikuti Rapid test, hasilnya negatif terhadap dampak  wabah virus corona atau Covid-19, sedangkan untuk tahap kedua ada 20 peserta yang akan dilakukan pada Rabu (22/4) semoga hasilnya sama dengan pemeriksaan pertama."Kata  Sondra Mukti SH

Dalam  kondisi darurat Covid -19 Pengadilan Negeri Rokan Hilir  akan tetap melaksanakan pelayanan sesuai dengan protokol kesehatan dan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 dan Nomor 2 tahun 2020, yaitu dengan menyediakan tempat cuci tangan, membatasi tempat duduk (physical distance), teleconference, dan penyemprotan desinfektan secara teratur;

Sondra  Mukti  beharap agar masyarakat tetap tenang dan mentaati kebijakan pemerintah, terkait agenda sidang kalau merasa ada gangguan kesehatan, selama masa tanggap darurat ini diberikan dispensasi penundaan atau supaya memanfaatkan media elektronik yang sudah diaplikasikan.

Untuk itu, seluruh Hakim, Panitera dan ASN selalu tetap menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat, menghindari kontak langsung dengan orang yang mengalami sakit, cuci tangan dengan handsanitizer, rajin berolahraga serta makan makanan yang sehat dan bergizi. " tutupnya
(Asng)


 

Anggi Sinaga
Komentar Via Facebook :