Dr Zaidan SH Minta DY Mantan DPRD Babel Di Bui Kan

Dr Zaidan SH Minta DY Mantan DPRD Babel Di Bui Kan

dr-zidan

Pangkalpinang - Kantor advokat Zaidan dan rekan, meminta para pedagang kecil penyewa Kios Plaza Taman Sari Sungailiat Bangka mendukung Berita Online “Tidak Terbukti Melakukan Pengeroyokan, DY Minta Penyebar Video Segera di Tahan“.

Terkait pemberitaan tersebut Zaidan memberikan tanggapannya sebagai berikut: 

Yang pertama; Apa yang dilakukan oleh mantan pimpinan DPRD Kepulauan Bangka DY terdiri dari manuver-manuver dan mampu oknum Penyidik ​​Polri untuk melakukan apa yang dia inginkan adalah Karakter dan kelicikan si DY, dan paling tidak menggunakan pengaruhnya yang pernah menjadi Ketua DPRD Prov Kep Bangka Belitung.

Dan yang  kedua menurutnya ; Seharusnya DY itu sudah menjadi penghuni Rutan Bukit Semut dan LP Tuatunu sebab dia sebenarnya statusnya sudah menjadi penjahat karena banyak Kasus  (Perkara) Pidana yang menjadi Dia itu Tersangka antara lain :

1. Laporan Pengaduan dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B-291/V/2019/Babel/SPKT  tanggal 22 Mei 2019 atas nama pelapor Bapak Gubernur Kep Bangka Belitung  perkara Pencemaran Nama Baik yang ditangani oleh Dit Reskrimum Polda Kep Bangka Belitung.

2. Laporan Pengaduan dengan Laporan Polisi Nomor : STTLP /B-1019/VII/2019/Babel/Res Bangka tanggal 29 Juli 2019 atas nama pelapor Sdra Aen bin Sirwan, perkara Pengeroyokan dan/atau Penganiayaan yang ditangani oleh Reskrim  Polres Bangka.

3. Laporan Pengaduan dengan Laporan Polisi Nomor : STTLP/B-1021/V/2019/Babel/SPKT tanggal 26 juli 2019 atas nama pelapor Zaidan perkara Pencemaran Nama Baik yang ditangani oleh Polres Bangka

4. Laporan Pengaduan dengan Laporan Polisi Nomor : STTP/B-451 /V/2019/Babel/SPKT  tanggal 31 Juli 2019 atas nama pelapor Nofebrianto perkara Pemerasan yang  ditangani oleh Dit Reskrimum Polda Kep Bangka Belitung.

5. Tindakan melawan hukum atas Intimidasi; Pengusiran, Penggembokan, Penyegelan  Kios pegadang kecil (miskin) penyewa Kios Plaza Taman Sari Sungailiat Bangka, atas  nama pelapor 22 orang pedagang yang sudah dilaporkan kepada Kapolda Kep. Bangka Belitung.

6. Adanya Dugaan keras terlibat kasus Korupsi (Merugikan Negara) Penyalahgunaan  Perjanjian (kontrak) pengelolaan Plaza Taman Sari Sungailiat Bangka dengan PT.  Timah Tbk selama 3 tahun tidak pernah bayar sewa kelola kepada PT. Timah Tbk.  Plaza Taman Sari itu se-olah-olah miliknya pribadi atau sesukanya, aneh sekali  manajemen PT. Timah Tbk tunduk dan takut sama DY, sehingga dia tidak bayar sewa kelola tetapi kontraknya tetap diperpanjang, ini ada permainan apa  ini sangat perlu diketahui mengingat PT. Timah Tbk BUMN maka Negara (rakyat  Indonesia) yang dirugikan atau dibodoh-bodohinya. Kasus ini sudah kita laporkan kepada KPK di Jakarta tinggal menunggu tindak lanjutnya.

7. Catatan hitam ini juga perlu dipertimbangkan karena kita mau melihat karakter dan  kelicikan DY ini (a) Pernah terlibat kasus Penggelapan Kendaraan (Mobil)  yang di tangani Polda Kep Bangka Belitung, kasus ini lolos dari Penjara karena damai, (b) Kasus SPBU miliknya bersandung Perbuatan Pidana, Dia lolos juga.

"Saya sebenarnya salut atas kelicikan DY ini, tetapi saya yakin suatu  ketika nanti karena Dia menzalimi orang miskin dan tidak berdaya, Insya Allah Dia akan  sampai ke LP Tuatunu Pangkalpinang," Pinta Zaidan, Kamis (18/1/2020).

Diungkapkannya, bahwa sebagai Pengacara para Pedagang Taman Sari  Sungailiat merasa perihatin kepada Oknum Penyidik Polres Bangka yang mau menguikuti keinginannya DY itu dengan menetapkan Zuwariyah ( istri korban) kasus Penganiayaan oleh DY sebagai tersangka.

" saya mohon berpikirlah agak rasional, profesional dan punya hati nurani lah sedikit ; si Zuwariyah ini merekam suaminya sendiri yang sedang dianiaya dan keroyok oleh DY dan kawan-kawan untuk bukti karena memang glagat dari kedatangan DY itu sudah tidak  bersahabat alias marah-marah," Beber Zaidan.

Dikatakan oleh Zaidan ini bentuk kriminaliasi oleh oknum penyidik Polres Bangka yang tidak boleh dibiarkan, ini tidak susah bagi DY ini untuk menggiring Zuwariyah ini ke Pengadilan karena duitnya banyak dan masih pengaruh meski tidak lagi jadi Wakil Ketua DPRD Provinsi Kep Bangka Belitung. 

"Jika ini sampai terjadi pada saya, selaku Pengacara para Pedagang Taman sari akan menghadap dan mengadukan hal ini kepada Bapak Kapolda, Bapak Kapolri, Ketua Kompolnas dan diumumkan mengadu hal ini kepada Bapak Presdiden RI untuk memohon kepastian hukum dan kesejahteraan bagi orang-orang miskin, karena Seharusnya DY yang sudah masuk Penjara bukan para pedagang atau si Zuwariyah, "Tukas Zaidan Purnariawan Polisi terakhir berpangkat Kombes Pol.

Namun purnariawan polisi yang berpangkat Kombes Pol, menyakini masih banyak aparatur penegak hukum (APH) khususnya Polri yang profesional dan bermoral untuk menegakkan hukum yang benar dan adil.

Saat berita ini diturunkan, pihak redaksi masih dalam percobaan pihak-pihak yang diundang. 

(Tim)


Arya S
Komentar Via Facebook :