Hadiri Acara Syukuran,Puluhan Warga di Dusun lV Desa Lubuk Palas Asahan Opname

Hadiri Acara Syukuran,Puluhan Warga di Dusun lV Desa Lubuk Palas Asahan Opname

Salah satu pasien_Dijenguk Asisten ll_Pemkab Asahan

Kisaran - Korban Puluhan warga di Kecamatan Silo Laut, Kabupaten Asahan mendadak muntah-muntah dan sakit perut usai menghadiri acara syukuran dirumah salah satu warga di Dusun lV Desa Lubuk Palas, Kecamatam Silo Laut, Kabupaten Asahan, Sabtu (7/12/2019).

Pantauan awak media, bahwa sebanyak puluhan masyarakat yang dibawa kerumah Sakit Umum H.Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS) Kisaran karena masyarakat tersebut diduga mengalami keracunan.

Salah satu keluarga pasien RSUD HAMS yang diduga keracunan itu mengatakan bahwa anaknya bernama Al Hafidz mengalami mual-mual sehingga muntah bahkan sakit perut usai memakan makanan di acara syukuran di Desa Lubuk Palas itu.

“Anak ku semalam tepatnya Jum’at (6/12/2019) tepatnya disore hari, kami undangan di Desa Lubuk Palas karena ada syukuran,dan saya ajak anak saya ini makan sayuran juga telur yang dihidangkan habis itu ke esokan harinya anak kepalanya pusing dan mual,” ujar Sumina ibu dari pasien yang mengalami keracunan itu.

Sumina juga mengatakan, saat ini bukan hanya anaknya saja mengalami sakit-sakit perut dan muntah-muntah tapi warga lain juga mengalami hal yang sama usai dari acara tersebut.“Kami langsung bawa Kerumah Sakit, sebagian masih ditangani Puskemas setempat, kami menduga bahwa semua pasien yang terkena penyakit yang sama ini adalah keracunan dari makanan semalam,” jelas Sumina.

Sementara, Asisten ll Pemkab Asahan Jhon Ardi Nasution saat dikonfirmasi di RSUD Hams Kisaran membenarkan banyaknya masyarakat Desa Lubuk Palas mengalami mual-mual dan sakit perut yang diduga keracunan dari lokasi pesta.

“Sebanyak 40 orang yang terkena penyakit yang sama diduga keracunan masal dan masih 10 orang yang ditangani di RSUD Hams Kisaran sebagian masih dipuskemas terdekat,” jelasnya saat ditanyain wartawan.

Ia juga menambahkan bahwa pihak Dinas Kesehatan serta Polsek Air Joman masih melakukan olah TKP dan mengungkap apa yang sebenarnya yang terjadi sehingga banyaknya masyarakat terkena racun.(Guber)


Sudirman Marpaung
Komentar Via Facebook :