Kabut Asap Membeludak. Udara di Riau Berstatus Bahaya

Kabut Asap Membeludak. Udara di Riau Berstatus Bahaya

Whatshap

Riau - Akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau, 5 wilayah kota dan kabupaten dinyatakan ada dalam kondisi udara yang berbahaya. Status bahaya ini ditetapkan oleh Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau.

Melihat data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Jumat (13/09/19) pukul 15.00 WIB, 5 wilayah yang dinyatakan memiliki kualitas udara dengan status bahaya tersebut adalah Pekanbaru, Siak, Kampar, Rokan Hilir, dan Bengkalis. Status “berbahaya” dilabelkan pada wilayah yang memiliki konsentrasi partikulat (partikel udara berukuran lebih kecil dari 10 mikron) lebih dari 300 µgram/m3.

Untuk Pekanbaru khususnya di Kecamatan Rumbai, konsentrasi partikulatnya sebesar 846 µgram/m3, Siak di Kecamatan Minas 877 µgram/m3, Kampar di Kecamatan Petapahan 553 µgram/m3. Selanjutnya di Rokan Hilir di Kecamatan bangko 554 µgram/m3 dan Kecamatan Libo 572 µgram/m3, terakhir Bengkalis di Duri 481 µgram/m3. Dengan melihat kandungan tersebut, kualitas udara terburuk terdapat di Kabupaten Siak.

Sementara wilayah lain di Sumatera memiliki status yang beragam, mulai dari kualitas ISPU “baik”, “sedang”, “tidak sehat”, dan “sangat tidak sehat”.


Arya S
Komentar Via Facebook :