Identitas Sudah dalam Tangan Polisi

Polisi Harap Pelaku dan Korban Video Penganiayaan Siswi Viral di Pinrang Melapor

Polisi Harap Pelaku dan Korban Video Penganiayaan Siswi Viral di Pinrang Melapor

Okeline Pinrang - Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Darma Negara, minta remaja cewek yang menganiaya temannya di sekitar Stadion Lasinrang, Pinrang, Sulsel yang kini menjadi viral di medsos untuk segera melapor.

Saat ini Polisi akan menyelidiki video penganiayaan tersebut selain itu Polisi pada cewek yang dianiaya tersebut juga segera melapor ke Polres Pinrang agar diusut.

"Pihak polres berharap agar korban kekerasan atau persekusi dalam video bisa melaporkan kejadian tersebut," ujarnya, Rabu(27/3/19).

Saat video tersebut beredar, Darma mengaku pihaknya langsung melakukan penyelidikan mencari tahu kebenaran video tersebut. Namun Darma juga mengaku pihaknya menemui kendala karena dia butuh laporan dari pihak korban.

"Karena ini persekusi, harus ada laporan, sampai sekarang laporan resmi belum ada yang masuk ke Polres," tuturnya.

"Untuk video tersebut, kami sudah melakukan penyelidikan. terkait identitas di dalam video tersebut, lokasi video, serta penggunggah video tersebut, dan benar terjadi di sekitar lokasi Stadion Lasinrang, Pinrang," sambung Darma.

Darma juga mengaku tengah menyelidiki penyebar video kekerasan tersebut. Pihaknya tak menolerir tindakan kekerasan.

Dalam video yang viral itu terlihat 2 wanita mengeroyok remaja cewek lainnya. Ada 2 video yang tersebar yang masing-masing berdurasi 29 detik dan 30 detik. Dalam video pertama tampak seorang remaja putri mengenakan baju berwarna putih pink dengan baju menganiaya remaja putri berhijab hingga jilbab yang dikenakannya terlepas.

Beberapa kali tampak remaja yang mengenakan baju putih melayangkan bogem mentah ke wajah korban juga menendang korban yang tidak melakukan perlawanan.

Sementara dalam video kedua, remaja yang sama melakukan penganiayaan dengan remaja putri yang berbeda, korban yang ditarik rambutnya oleh pelaku juga tidak melakukan perlawanan. Di video itu juga terlihat ada beberapa remaja laki-laki namun remaja laki-laki itu tak memisahkan hanya menonton saja.**

Komentar Via Facebook :