Mayat Siswa BP2IP Aceh Belum Ditemukan

Mayat Siswa BP2IP Aceh Belum Ditemukan

Line Pekanbaru - Mayat Tengku Muhammad Taufik Kurniawan, pelajar Balai Pelatihan dan Pendidikan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Aceh, hingga kini belum ditemukan. Taufik sehari sebelumnya tenggelam di Sungai Siak, Pekanbaru.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino, mengatakan sejak Selasa (14/03/17) pukul 15.00 WIB, pencarian korban dilakukan dengan menyelam oleh dua penyelam dari Badan SAR Nasional Pekanbaru. "Namun mayat korban belum ditemukan," kata Dodi.

Penyisiran sungai juga dilakukan dengan sejumlah speedboat. Penyisiran ini melibatkan dua kapal Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru, satu unit kapal Basarnas, dan satu lagi kapal milik Polisi Air dan Udara Kepolisian Daerah Riau.

Ketua Masyarakat Aceh Riau, Jamaluddin, beserta rombongan ikut melihat pencarian. "Ibu korban bernama Cut Indrasari sudah datang dari Aceh untuk melihat lokasi korban tenggelam," kata Dodi.

Korban dinyatakan hilang ketika mengikuti praktek Ilmu Pelayaran di Pelabuhan Bandar Teguh Abadi (BTA) Milik Pokun di Pelabuhan Peti Kemas SHK, Sungai Siak, Senin (13/03/17) siang. Dia hilang bersama tiga temannya, Rahmad Pratama (23), Reza Kamal (24) dan Feri Ramazana (25).

Kapal tunda Marcopolo yang menjadi tempat menginap para pelajar mengalami kebocoran hingga karam. Para korban meloncat untuk menyelamatkan diri. Korban meloncat ke buritan kapal tunda sehingga diseret arus.**


 

Komentar Via Facebook :