Sulsel Bawa Pulang Emas dan Perunggu dari Kejurnas Gateball XIII, Bidik PON 2028
JAKARTA – Kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) membawa pulang satu medali emas dan satu medali perunggu dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball XIII Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan RS Olahraga Nasional (RSON), Cibubur, Jakarta, pada 19–24 Oktober 2026.
Raihan tersebut menjadi modal bagi Pergatsi Sulsel untuk mempersiapkan atlet menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028.
Medali emas diraih pada nomor beregu campuran, sedangkan medali perunggu diperoleh dari nomor tunggal putra. Hasil ini dicapai di tengah persaingan 747 atlet dari 28 provinsi yang mengikuti kejuaraan nasional tersebut.
Kejurnas Gateball XIII dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, pada Selasa (20/10/2026).
Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pengprov Pergatsi) Sulsel, Ir. H. Hasbi Syamsu Ali, M.M., yang mendampingi kontingen pada upacara pembukaan, menyebut raihan tersebut sebagai buah kerja keras atlet, pelatih, dan pengurus dalam menjalankan pembinaan.
“Alhamdulillah, ini hasil kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh pengurus. Kami bersyukur Sulsel bisa membawa pulang medali emas dan perunggu dari kejuaraan sebesar ini. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung,” ujar Hasbi, Sabtu (24/10/2026).
Emas Beregu Campuran Jadi Modal Penting
Medali emas dari nomor beregu campuran menjadi salah satu capaian utama kontingen Sulsel. Nomor ini menuntut kekompakan, ketepatan strategi, konsentrasi, serta koordinasi antarpemain sepanjang pertandingan.
Hasbi menilai kerja sama tim menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan atlet Sulsel meraih medali emas.
“Gateball itu olahraga tim. Emas di beregu campuran lahir dari kekompakan, strategi yang tepat, dan komunikasi yang baik antarpemain di lapangan. Itu yang kami banggakan dari anak-anak kita,” katanya.
Sementara itu, medali perunggu pada nomor tunggal putra melengkapi raihan Sulsel. Menurut Hasbi, hasil tersebut menunjukkan potensi atlet yang masih dapat dikembangkan melalui pembinaan dan peningkatan kualitas latihan.
“Perunggu di tunggal putra juga capaian yang patut dihargai. Ini bukti atlet kita punya bekal untuk naik level, asal pembinaannya terus diperkuat,” ujarnya.
Evaluasi Tujuh Nomor Pertandingan
Pada Kejurnas Gateball XIII, Sulsel mengikuti tujuh nomor pertandingan, yakni tunggal putra, tunggal putri, double campuran, triple campuran, beregu campuran, triple putra, dan beregu putra.
Dari tujuh nomor tersebut, kontingen Sulsel berhasil meraih satu medali emas dan satu medali perunggu. Hasil ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Pergatsi Sulsel untuk mengukur perkembangan pembinaan sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperkuat.
Hasbi menegaskan, kejuaraan nasional tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga menjadi ajang untuk mengukur hasil pembinaan atlet di daerah.
“Kejurnas ini ajang pembuktian pembinaan yang kita lakukan. Medali yang kita dapat jadi motivasi, sementara nomor yang belum berhasil kita jadikan bahan evaluasi. Kita akan perkuat latihan dan kesiapan atlet,” tuturnya.
Evaluasi tersebut akan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan teknis, kedisiplinan latihan, dan kesiapan atlet menghadapi kompetisi berikutnya.
Bidik Babak Kualifikasi PON XXII/2028
Pergatsi Sulsel kini mengarahkan perhatian pada persiapan menghadapi Babak Kualifikasi PON XXII/2028 yang dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Hasbi mengatakan, capaian di Kejurnas Gateball 2026 bukanlah akhir dari perjalanan pembinaan, melainkan modal untuk mempersiapkan atlet menghadapi persaingan menuju PON.
“Capaian di Kejurnas ini bukan garis akhir, melainkan modal untuk melangkah ke Babak Kualifikasi PON. Kami ingin atlet Sulsel datang dengan persiapan yang matang,” katanya.
Ia berharap raihan medali di Cibubur menjadi motivasi bagi atlet, pelatih, dan seluruh insan gateball Sulsel untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat persiapan, dan melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Selain menyiapkan atlet untuk kompetisi, Hasbi juga mendorong agar olahraga gateball semakin dikenal dan diminati masyarakat Sulawesi Selatan.
“Kami ingin gateball semakin dikenal dan diminati masyarakat Sulsel. Olahraga ini mengajarkan sportivitas, disiplin, dan kebersamaan, dan itu nilai yang baik bagi generasi muda,” ujarnya.
Raihan satu medali emas dan satu medali perunggu di Kejurnas Gateball XIII menjadi catatan penting bagi kontingen Sulsel. Dengan menjadikan hasil kejuaraan sebagai bahan evaluasi dan memperkuat pembinaan, Pergatsi Sulsel berharap dapat menyiapkan atlet yang lebih kompetitif untuk menghadapi Babak Kualifikasi PON XXII/2028. (*)







Komentar Via Facebook :