Pastikan Stok Pangan Aman, Polsek Senapelan Rutin Lakukan Pengecekan di Sejumlah Retail

Pastikan Stok Pangan Aman, Polsek Senapelan Rutin Lakukan Pengecekan di Sejumlah Retail

PEKANBARU – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat, personel Polsek Senapelan melakukan pemantauan ketersediaan bahan pokok di sejumlah toko kelontong di wilayah hukumnya, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Aristam bersama Bripka Herman dengan menyambangi empat toko kelontong guna memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat dalam kondisi aman dan mencukupi.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran pengecekan meliputi Toko Alfa Rizky di Jalan Kulim, Toko Anugerah di Jalan Mutiara, Toko Danil di Jalan Melur, serta Toko Annisa di Jalan Kenanga.

Dari hasil pemantauan, ketersediaan berbagai bahan pokok penting seperti beras, gula, minyak goreng, tepung, telur, dan kebutuhan sehari-hari lainnya masih terpantau aman. Selain itu, tidak ditemukan adanya kelangkaan maupun gangguan distribusi yang berpotensi memengaruhi pasokan pangan di wilayah Kecamatan Senapelan.

Kapolsek Senapelan, Kompol Dwi Kasmiati, mengatakan bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

"Kami terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok di wilayah hukum Polsek Senapelan. Langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional, sekaligus untuk memastikan stok kebutuhan masyarakat tetap aman dan terkendali," ujar Kompol Dwi Kasmiati.

Ia menambahkan, pihaknya juga menjalin komunikasi dengan para pelaku usaha dan pemilik toko untuk memperoleh informasi terkini terkait kondisi pasokan maupun harga bahan pokok di pasaran.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Senapelan berharap situasi ketersediaan pangan di tengah masyarakat tetap stabil, sehingga kebutuhan pokok warga dapat terpenuhi dengan baik dan tidak terjadi gejolak yang dapat mengganggu ketahanan pangan daerah.


Redaksi

Komentar Via Facebook :