Satu Tahun MBG, Polda Riau Catat 67 Ribu Lebih Siswa Penerima Manfaat
Pekanbaru - Satu tahun program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Riau, terus menunjukkan perkembangan positif. Sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025 lalu, sudah 67 ribu lebih siswa tercatat sebagai penerima manfaat.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan, ke depan cakupan penerima manfaat MBG akan diperluas. Tidak hanya siswa, tetapi juga menyasar lima kategori penerima manfaat lainnya.
“Tahun ini akan dikembangkan lima kelompok penerima manfaat, yakni tenaga pendidik, guru, penyandang disabilitas, lansia, dan anak-anak jalanan. Ini tentu kabar baik, karena manfaat program MBG semakin luas dirasakan masyarakat,” kata Irjen Hery Heryawan usai meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di MIN 1 Pekanbaru, Setelah setahun pelaksanaannya, Polda Riau bersama pemerintah daerah, BGN dan KPPG Pekanbaru, Kamis (8/1/2026).
Irjen Herry Heryawan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat yang telah berperan penting dalam sosialisasi dan pengawasan program MBG.
“Kami dari pihak pemerintah, khususnya Polda Riau, sangat terbuka terhadap masukan yang konstruktif agar program ini terus berkembang,” ujar Irjen Herry.
Dia mengungkapkan, Polda Riau telah membangun 15 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di berbagai wilayah. Tiga unit lainnya masih dalam tahap pembangunan sehingga total menjadi 18 SPPG.
“Saat ini, jumlah penerima manfaat sementara mencapai sekitar 67 ribu siswa di seluruh Provinsi Riau,” jelasnya.
Program MBG terus mengalami pengembangan. Pada tahun ini, penerima manfaat tidak hanya siswa, tetapi diperluas menjadi lima kelompok, yakni tenaga pendidik, guru, penyandang disabilitas, lansia, serta anak jalanan.
“Alhamdulillah, penerima manfaat MBG kini diperluas. Ini bentuk kolaborasi dan perhatian negara kepada seluruh lapisan masyarakat. Terima kasih kepada Bapak Presiden atas program luar biasa ini,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kolaborasi semua pihak, program MBG di Riau dapat terus berjalan berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.(***)







Komentar Via Facebook :