Jelang Nataru, Ditlantas Polda Riau Cek Kendaraan Operasional dan Siapkan Alat Canggih

Jelang Nataru, Ditlantas Polda Riau Cek Kendaraan Operasional dan Siapkan Alat Canggih

Pekanbaru - Jelang pelaksanaan Operasi Lilin 2025 Natal dan tahun baru (nataru), Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau menggelar apel kesiapan personil dan pengecekan kendaraan operasional yang digunakan, Rabu (17/12/2025). 

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Taufik Lukman Nurhidayat mengatakan, tujuan pengecekan ini untuk memastikan bahwa semua kendaraan yang digunakan untuk mendukung kelancaran Operasi Lilin 2025 dan Pengamanan Tahun Baru 2026 layak untuk digunakan. Operasi Lilin ini akan dilaksanakan selama 14 hari yang dimulai pada 20 Desember hingga 2 Januari 2026 mendatang.

"Tujuannya untuk memastikan konfisi kendaraan dan personil yang terlibat dan dilibatkan dalam operasi terpusat secara terbuka bisa dilaksanakan secara maksimal," kata Kombes Taufik. 

Setelah dilakukan pengecekan, seluruh kendaraan baik roda dua dan roda empat ternyata dalam kondisi layak jalan dan prima.Selain persiapan fisik kendaraan, Ditlantas Polda Riau juga akan menggelar rapat lintas sektoral untuk memaksimalkan persiapan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025.

"Setelah itu pada Jumat esok kita akan lakukan apel gelar pasukan secara serentak bersamastake holder terkait. Apel ini digelar juga di seluruh Polres jajaran Polda Riau," ungkapnya. 

Khusus bagi daerah rawan kecelakaan dan bencana alam, Ditlantas Pold Riau telah melakukan pemetaan (mapping) baik di jalan arteri, tol dan jalan nasional penghubung antar provinsi. 

"Kita siapkan alat-alat yang mendukung untuk mengantisipasi apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan kita sudah siap secara responsif. Kita menghimbau kepada pengguna jalan dan masyarakat agar selalu berhati-hati dan tetap menjaga kecepatan sesuai yang ditetapkan," jelasnya. 

TAA juga mampu melakukan proses untuk merekonstruksi visualisasi terjadinya kecelakaan. Hasilnya disajikan dalam bentuk animasi 3D yang komprehensif dan mudah dipahami. (***) 

 


Redaksi

Komentar Via Facebook :