Tawuran Antar Pelajar Pecah di Bengkulu, Tewaskan 1 Pelajar

Tawuran Antar Pelajar Pecah di Bengkulu, Tewaskan 1 Pelajar

Kepahiang  -  Peristiwa tawuran antara pelajar SMA dan SMK di Kepahiang, Bengkulu, telah menewaskan satu orang pelajar. Polisi kemudian menangkap lima orang diduga terlibat tawuran maut itu mengakibatkan satu pelajar dari SMAN 5 yaitu DN (15) meninggal dunia.   DN meninggal dunia akibat luka tusuk yang sangat serius di bagian pinggang sebelah kiri belakang.

Tawuran tersebut terjadi Kamis sekira pukul 13.00 WIB, (7/10/21) di Simpang Tiga Desa Keban Agung Kecamatan Bermani Ilir tepatnya di jalan lintas Kepahiang-Pagar Alam, Bengkulu.  Seorang pelajar SMA diduga tewas akibat ditusuk pelajar lainnya menggunakan pisau. 

Kasat Reskrim Polres Kepahiang,  AKP Welliwanto Malau, mengatakan ada lima pelajar yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban berinisial DN (15) hingga tewas.

"Menerima laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi perkelahian atau tawuran antar pelajar di Desa Talang Pito sehingga mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia kemudian setelah tiba di lokasi kejadian bahwa benar, salah satu korban mengalami luka tusuk," kata Welli saat dimintai konfirmasi, Sabtu (9/10/21).

Kasat Reskrim ini mengatakan polisi awalnya mengamankan dua orang terduga pelaku.  Setelah diinterogasi, keduanya mengatakan perbuatan itu dilakukan bersama tiga orang lainnya.

"Perkelahian itu berawal karena saling cekcok antar individu pelajar dan dari visum korban mengalami dua luka tusukan.  Kelima pelaku yang masih berstatus pelajar telah kami tangkap," ucap Welli.

Kelima terduga pelaku itu adalah RE (16), DI (17), AF (15), EG (16) dan IP (16). Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat melanggar pasal 76 C juncto pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan anak juncto UU 11/2012 tentang Sistem Peradilan Anak.**
 


 

Eko Sulastono

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT