Atasi Banjir, Bupati Asahan Langsung Turun

Atasi Banjir, Bupati Asahan Langsung Turun

Asahan - Sepertinya, Pemkab Asahan tak mau kecolongan. Sadar, curah hujan yang tinggi akan menyebabkan genangan air di sejumlah tempat. Pemkab Asahan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) lakukan aksi nyata tanggap banjir dengan melakukan normalisasi saluran pembuangan  air. Normalisasi berada di daerah Kebun Sei dadap yang merupakan Alur pembuangan air dari Kisaran Naga, Alur Pembuangan Air di Seputaran Jalan Sutami dan Alur Pembuangan Air di Parit Busuk Belakang Stadion Mutiara serta Alur Pembuangan Air Karang Anyar. 

“Sudah sejak kemarin kita lakukan normalisasi saluran Pembuangan air di sejumlah parit. Katanya, untuk mengantisipasi banjir disaat musim hujan”,"kata kepala dinas kominfo, Rahmat Hidayat. 

Menurutnya, ini bukti nyata janji politik Surya–Taufik."Jadi segera kita kerjakan,"tambahnya.  

“Kita sudah siapkan satu unit alat berat ekskavator yang akan difungsikan untuk membersihkan saluran air dimulai sejak kemarin (24/03),” lanjut Dayat. 

Sesuai instruksi Bupati Asahan , normalisasi parit/kanal, akan menjadi prioritas di beberapa titik rawan genangan air, mengingat kondisi saluran air tersebut sudah sangat memprihatinkan, karena dipenuhi sampah, semak dan rerumputan.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan normaliasasi di titik-titik penyebab banjir pada saat musim hujan. Alat berat digunakan untuk membuka kembali saluran air yang hilang karena tertimbun tanah. "Normalisasi ini akan dilakukan secara bertahap,"imbuh Dayat.

Sebelumnya, dalam rangka mengatasi dampak banjir di kota Kisaran telah dilakukan gotong royong di jalan Cokroaminoto beberapa waktu yang lalu yang juga di ikuti Bupati dan Wakil Bupati serta  juga diikuti gotong royong di tiap kelurahan.

Sementara Bupati Asahan H. Surya, BSc. mengatakan, normalisasi saluran pembuangan air yang berada di Kota Kisaran merupakan langkah nyata yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mengatasi banjir yang selalu melanda Kota Kisaran pada saat hujan turun.

Untuk mewujudkan Kota Kisaran bebas banjir Bupati juga meminta peran serta masyarakat dalam mengatasi permasalahan banjir dengan cara menjaga lingkungan sekitar dan tidak membuang sampah sembarangan. "Peran serta masyarakat lebih penting dan menjadi solusi awal, ketika pemerintah juga mempersiapkan solusinya. Produsen sampah terbesar adalah manusia, maka manusialah yang menjaga lingkungan untuk tetap terjaga," himbau Bupati.**


 

Sudirman Marpaung
Komentar Via Facebook :