Endus Siasat Busuk Oknum DPRD VS Pejabat Pemko Pekanbaru, Warga Cium Anyir Bau Sampah

Endus Siasat Busuk Oknum DPRD VS Pejabat Pemko Pekanbaru, Warga Cium Anyir Bau Sampah

Pekanbaru - Tumpukan sampah menggunung tampak disejumlah wilayah di Pekanbaru, Riau. puluhan titik sepanjang jalan Teratai (pasar Kodim), jalan Ahmad Dahlan (Sukajadi) dan wilayah lainnya terpantau, Rabu (6/1) sekira pukul 16.00 wib.

Pemko Pekanbaru terkesan acuh atas fenomena ini. Padahal, ini merupakan peristiwa pengulangan. Tahun 2015 silam saat Walikota Firdaus menginjakkan kaki sebagai penguasa di kota Pekanbaru untuk periode pertama pemandangan serupa juga terjadi.

Hal ini tentu saja membuktikan bahwa sebagai Walikota Ia tidak mampu mengelola kota ini dengan baik, ujar Batara Harahap, Ketua Sahabat Jokowi-Amin Kota Pekanbaru.

"Sebagai pemimpin harusnya peka terhadap apa yang dialami masyarakat, terlepas apakah masa jabatannya akan berakhir," ujarnya di Pekanbaru baru-baru ini.

Ia menyebut, jangan korbankan hak warga demi syahwat politik para elit. "Belakangan ada pemetaan konflik di Kota ini, kian hari eskalasinya makin tinggi, para elit berburu kekuasaan untuk suksesi kepala daerah yang makin dekat," ungkapnya. 

Ia mengingatkan, sebaiknya pemerintah kota fokus membantu pemerintah pusat menanggulangi penyebaran covid-19 dan melakukan inovasi agar ekonomi di kota ini menggeliat. Jangan malah sibuk membentuk citra figur-figur tertentu untuk berebut kekuasaan.

“Sudah satu pekan tumpukan sampah ini dibiarkan,” kata Amir dengan nada kesal saat ditemui di warung kopi miliknya seputaran Pasar Kodim (Pasar Senapelan) Pekanbaru, Rabu (6/1).

Bau busuk yang menyengat membuat pedagang pasar merasa jijik dan kawatir bakal tertular penyakit. Apalagi, tumpukan sampah yang berada dekat dengan lapak mereka mengais rejeki.

Kegelisahan ini tidak saja dirasakan oleh Amir. Saat ini, terpantau  tumpukan sampah juga berserakan di sekitar rumah warga jalan Ahmad Dahlan, Pekanbaru.Penampakan Tumpukan Sampah di Rumah Warga Jalan Ahmad Dahlan-Pekanbaru. 

"Ini sudah semakin parah, sudah berhari-hari tidak ada penyelesaian. Bahkan di sepanjang Jalan Paus, Tambusai, jalan A. Yani, juga gang-gang  sampai jalan protokol di Pekanbaru  sampah berserakan di sepanjang trotoar," kata Firman, warga lainnya.

Pemerintah kota bahkan menuding, kontrak pihak ketiga (PT Gondang Jaya) terkait pengelolaan sampah yang telah berakhir jadi penyebab.

“Lucu...masyarakat tak mau tau dengan kontrak pihak ketiga, keempat atau pihak mana pun itu, yang jelas sampah ini harus diangkut," sebut Batara lagi.

Dikabarkan, ada oknum anggota DPRD Pekanbaru ikut bermain. Kalau itu benar, kata Batara, Kejaksaan Negeri Pekanbaru harus turun untuk melakukan penyelidikan, jangan diam saja!

"Siapa pun dia, apakah oknum anggota DPRD atau orang dekat Walikota, warga tidak mau tau, yang jelas masyarakat butuh kenyamanan untuk mencari makan," pungkas Batara.**


Redaksi
Komentar Via Facebook :